Skip to main content
Bupati Rejang Lebong Dr.H.A.Hijazi S.H,M.Si rapat dengan OPD

Banyak ASN Catut Nama Pejabat Bupati RL Geram

Curup, tuntasonline.com - Banyaknya kejadian oknum Aparatur Sipil Negara yang menjual nama pejabat pemerintahan membuat Bupati Rejang Lebong Dr.H.A.Hijazi S.H,M.Si geram, pasalnya dengan kejadian oknum yang menjual nama pejabat daerah demi kepentingan pribadi semakin marak,Hal ini disampaikan Bupati pada saat rapat koordinasi Sabtu (10/3).

Bupati mengatakan, "Saya Menghimbau kepada seluruh pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong jangan pernah menanggapi oknum yang menjual nama Bupati dan Sekretaris Daerah dalam urusan administrasi. Sudah saatnya peningkatan profesionalitas kinerja Aparatur Sipil Negara di Rejang Lebong. Utamakan kesejahteraan rakyat di atas kepentingan apapun, apabila menemukan hal yang demikian tidak usah dilayani dan segera dilaporkan kepada Aparat Penegak hukum." 

Selanjutnya Bupati menyampaikan,  "banyaknya kejadian oknum Aparatur Sipil Negara yang menghampiri pejabat-pejabat yang ada di Rejang Lebong kian lama kian meresahkan, hal seperti ini jelas menurunkan kredibilitas program pemerintah yang seharusnya terus diregenerasi tetapi malah diturunkan dengan tindakan yang tidak terpuji. Modus yang di lakukan demi kepentingan pribadi selalu membawa nama Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah". 

"Saat ini belum ditemukan secara langsung oknum yang terlibat, hanya saja ada beberapa pejabat daerah yang sudah melaporkan kepada saya terkait adanya oknum yang menjual atau mencatut nama Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah. Maka dari itu, untuk meredam hal tersebut diperintahkan kepada seluruh pejabat dan masyarakat untuk jangan mudah percaya terhadap oknum yang mencatut nama Bupati beserta jajaran, apa lagi oknum tersebut meminta sesuatu yang terkesan melakukan pemaksaan," ungkap Hijazi.

Hijazi menghimbau kepada masyarakat Rejang Lebong dan pejabat pemerintah daerah untuk menolak oknum - oknum tersebut secara tegas, terlebih saat musim proyek seperti saat ini karena banyak sekali yang mengaku utusan pihak pemerintah untuk meminta proyek. Saya selaku Bupati Rejang Lebong tidak pernah mengarahkan hal yang demikian. Jadi, apabila menemukan hal seperti itu harap segera dilaporkan," tegas Bupati. (CW3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size