Skip to main content
Komisioner KPU Kota Bengkulu Mengelar Pertemuan dengan Paslon dan awak media

Kerusakan Baliho, KPU Kota Serahkan Dengan Paslon

Bengkulu, TuntasOnline.com - Rubuhnya Papan Baliho yang di pasang di kawasan Lingkar Barat pada Selasa (6/3) menjadi kejadian kecil yang mewarnai ajang Pemilihan Wali Kota Bengkulu. KPU melalui Sri Hartati selaku Komisioner mengkonfirmasi bahwa rubuhnya Baliho disebabkan oleh badai dan menurut kesepakatan, pertanggung jawaban mengenai baliho tersebut sudah diserahkan kepada masing-masing pasangan calon.

Dalam Rapat Kerja yang diselenggarakan pada Minggu(11/3/2018) sore tersebut sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat mengenai rubuhnya Baliho Paslon yang terpampang di Jalan Kapuas Raya, Lingkar Barat terjawab sudah. KPU menyatakan bahwa rubuhnya Baliho murni disebabkan oleh Badai yang akhir-akhir ini melanda Kota Bengkulu.

"Banyak yang bertanya mengenai rubuhnya Baliho yang terpampang di Grand Cempaka, Baliho tersebut jatuh karena badai yang melanda Kota Bengkulu dan memang tidak adanya bolongan(sirkulasi-red) pada Baliho, dan kami sudah minta kepada tim paslon untuk membolongi baliho tersebut," Ungkap Darlinsyah selaku Ketua KPU Kota Bengkulu.

Mengenai pertanggung jawaban dan Pemeliharan Alat Peraga Kampanye (APK), KPU sudah menyerahkan APK ke tim pasangan calon masing-masing dalam hal pertanggung jawaban dan pemeliharaannya. Akan tetapi dikarenakan kejadian tersebut terjadi tidak lama setelah serah terima APK, KPU juga berinisiatif untuk memperbaiki Baliho yang rubuh tersebut bekerja sama dengan tim Pasangan Calon.

"Jadi Baliho yang kemarin jatuh itu sudah KPU serahkan kepada Tim Pasangan Calon, karna kejadian tersebut terjadi tidak lama setelah serah terima, KPU juga berupaya bekerja sama dengan tim Paslon untuk memperbaiki Baliho tersebut. Dan bukan kita perbaiki melainkan kita pasang ulang agar kejadian tersebut tidak terjadi lagi," Ujar Sri Hartati Komisioner KPU.

Papan Baliho yang memajang wajah dan Profil keempat Paslon yang terpasang di kawasan Lingkar Barat, tepatnya di Jalan Kapuas Raya rubuh dan menutupi trotoar atau jalur pejalan kaki. Papan Baliho tersebut rubuh pada Selasa(6/3) sekitar pukul 15.30 WIB. Kejadian tersebut tidak menimbulkan korban, lantaran Baliho tersebut tidak memasuki badan jalan dan tidak ada pejalan kali yang melintas. "Alhamdulillah tadi lagi gak ada yang lewat karna kebetulan lagi jam sepi dan Baliho juga gak ambruk ke jalan," ungkap saksi yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut.

Memang menurut pantauan lapangan Wartawan Tuntasonline.com baliho yang rubuh tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh tidak adanya sirkulasi untuk angin melewati Baliho dan pancang yang tertanam kurang dalam, sehingga angin menghantam baliho secara langsung dan pancang tidak mampu menahan terpaan angin.(Cw4)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size