Paripurna, Nota KUA-PPAS Ditandatangani
Mesuji, TuntasOnline.Com – Setelah menggelar Paripurna penandatanganan nota kesepakatan bersama Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2019 anatara Pemerintah Mesuji dan DPRD mesuji Pada tanggal 23 November 2018 yang lalu.
DPRD Mesuji menggelar Sidang Paripurna Penyampaian Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mesuji Tahun Anggaran 2019, Di Gedung DPRD Mesuji Desa Wiralaga Mulya, Kacamatan Mesuji, Selasa (27/11/2018)
Dalam sambutannya Wakil Bupati Mesuji Saply, TH yang mewakili Bupati Mesuji Khamami Menjelaskan, sesuai mekanisme yang ada, selaku Eksekutif akan mengajukan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Mesuji Tahun Anggaran 2019 kepada DPRD Kabupaten Mesuji.
Secara umum, dapat kami sampaikan struktur Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019, sebagai berikut: Pendapatan Daerah Secara keseluruhan jumlah Pendapatan Daerah diasumsikan sebesar Rp.893.693.813.485,48 atau naik sebesar Rp.27.523.302.705,27 atau naik 3,18% dari Pendapatan APBD Perubahan Tahun 2018.
Adapun anggaran Belanja Daerah pada APBD Tahun Anggaran 2019 diasumsikan sebesar Rp.1.087.193.813.485, 48 atau naik sebesar Rp.140.552.017.193 atau naik 14,85%. Komposisi Belanja Daerah terdiri atas Belanja Tidak Langsung sebesar Rp.434.171.448.747,26 dan Belanja Langsung sebesar Rp.653.022.364.738,22.
Pembiayaan Daerah pada APBD Tahun Anggaran 2019 Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp.195.000.000.000,- yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Daerah (SILPA) tahun sebelumnya Rp.45.000.000.000,- dan Pinjaman Daerah Rp.150.000.000.000.
Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp.1.500.000.000, yang merupakan Penyertaan modal investasi daerah pada Bank Lampung. Dengan demikian, Pembiayaan Netto sebesar Rp.193.500.000.000, maka SILPA pada APBD Tahun Anggaran berkenaan adalah NIHIL atau Balance.
“Saya menyadari bahwa tidak semua usulan dan kebutuhan dapat kita tampung, karena kemampuan keuangan kita yang terbatas, sedangkan permasalahan yang harus ditangani masih cukup banyak. Program kegiatan yang belum dapat dijalankan pada tahun anggaran ini, akan diperhatikan pada tahun anggaran berikutnya. Untuk itu, kiranya agar dapat kita pahami bersama” jelasnya.
Lanjutnya. “saya berpesan kepada seluruh organsiasi perangkat daerah (OPD) untuk mengurangi kegiatan yang memboroskan anggaran, tetapi tidak memberikan manfaat bagi masyarakat, serta tidak melakukan belanja perlengkapan kantor yang telah dianggarkan pada anggaran sebelumnya” ungkap Wakil Bupati Saply.
“Kita sebagai pelayan masyarakat harus lebih mengutamakan kepentingan masyarakat. Jangan sampai kita bermewah-mewah, namun rakyat masih susah, serta selalu pedomani peraturan dalam melaksanakan tugas. Saya mengajak kita semua untuk senantiasa menjaga kekompakan dan bersatu-padu untuk membangun Kabupaten Mesuji “Bumi Ragab Begawe Caram" tuturnya.(HER)
- 29 views
Facebook comments