Skip to main content
Salah

4 Tahun Program JKN-KIS, Tuai Apresiasi Masyarakat

Karo, TuntasOnline.com - Sudah 4 tahun Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) menjadi jaminan kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia. Program ini pun telah banyak mengalami perubahan yang tak lain bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada setiap peserta JKN-KIS. Dalam perjalanannya, BPJS Kesehatan sebagai pengelola program ini mendapat kritikan dan saran dari berbagai elemen masyarakat. Salah satu peserta yang terus mendukung program JKN-KIS dari sejak awal kemunculannya adalah Rosna Br Karo.

Rosna Br Karo (55) adalah salah seorang peserta JKN-KIS dari segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) yang telah terdaftar sejak pertama kali PT. Askes bertransformasi menjadi BPJS Kesehatan pada Januari 2014 lalu.

“Saya sudah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS sejak 2014 lalu. Dari awal niat saya mendaftarkan diri dan keluarga saya adalah selain jaminan kesehatan di kala sakit, juga sebagai tempat kami menuai pahala”, ujar ibu dari empat orang anak ini.

Rosna Br Karo paham betul bahwa iuran yang dibayarkan setiap bulannya itu akan digunakan untuk menolong orang lain yang sedang sakit. Dia menganggap iurannya itu sebagai ladang amal baginya untuk membantu orang lain.

“Banyak yang mempertanyakan iurannya dikemanakan jika ia tidak sakit. Saya kalau dengar orang ngomong gitu langsung kesal. Ya digunakan untuk membantu yang lain yang sedang sakit lah, toh kalau dia sakit, biayanya itu juga dari iuran orang lain. Seperti slogan BPJS Kesehatan, dengan gotong royong semua tertolong”, ujar Rosna.

Rosna yang memiliki hati mulia itu juga berharap agar semakin banyak masyarakat yang tulus dalam membayar iuran setiap bulan. “Anggap saja itu seperti sedekah. Tidak peduli berapa besarnya asalkan kita ikhlas dalam memberi, insya Allah akan dibalas oleh Allah swt. Bisa berupa kesehatan maupun pahala yang akan kita tuai di akhirat nanti”, tutup Rosna. (Ellys)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size