Skip to main content
Kades

DD 2018, Kades Napal Melintang Realisasikan 4 Item Bangunan

Seluma, TuntasOnline.Com - Manfaat Program Dana Desa sangat terasa manfaatnya di Desa-desa yang ada di Indonesia. Terkusus di Desa Napal Melintang, Kecamatan Tali Induk, Kabupaten Seluma, 4 item pembangunan telah berhasil direalisasikan berkat kucuran Dana Desa 2018.

Ditemui di Ruang Kerjanya pada Senin (04/02/2019), Kelapa Desa Napal Melintang, Anto, menuturkan bahwa semua pekerjaan yang didanai oleh Dana Desa 2018 telah rampung 100% dan manfaat hasil pembangunannya telah bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar. 

"Semua pembangunan fisik ini telah terealisasi sesuai yang diharapkan dan sudah diverifikasi oleh intansi terkait seperti dari pihak Pendamping Desa maupun Pihak Kecamatan. Di awal jabatan ini saya harus banyak belajar dalam mengelolah Dana Desa dikarenakan menyangkut uang negara jadi segala sesuatu itu harus pas dengan harapan masyarakat dan Pemerintahan," ujar Anto. 

Berkat Dana Desa 2018, 4 item Pembangunan yang telah terealisasi diantaranya :
1. Pembangunan Jalan Desa dengan Pagu Anggaran : Rp. 5.275.000,-
2. Jalan Desa antara Permukiman dan Pertanian dengan Pagu Anggaran : Rp. 286.568.000,-
3. Gedung PAUD dengan pagu Anggaran : Rp. 126.205.000,-
4. Pembangunan SPAL Rp. 61.142.000,-.

Diakhir penuturannya, Kades Napal Melintang ini memuji keberhasilan Dana Desa yang telah membantu pembangunan di Desa-desa dan Beliau juga berharap agar program tersebut dapat terus dikembangkan dan dijalankan demi terealisasinya pembangunan kedepan. 

"Dana yang dikucurkan setiap tahun bagi saya pribadi sebagai kades itu sangat besar sekali dan sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat dikarenakan semenjak ada program ini sudah banyak sekali Desa-desa yang mengalami kemajuan baik di sektor pertanian maupun sektor lainnya di kalangan masyarakat luas. Harapan saya sebagai kades pada saat ini, semoga dana desa ini bisa di kucurkan setiap tahun dikarenakan Desa-desa yang ada di Indonesia terkhusus di Propinsi Bengkulu Kabupaten Seluma masih banyak sekali kertetinggalan," ujarnya.

"Dengan adanya program ini yang dimulai sejak tahun 2015 yang dampak sangat terlihat sekali dikalangan petani sebab akses ke perkebunan sudah banyak dibangun jalan yang cukup layak," tutup Anto.(Dy)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size