132 KIS Ditemukan Berserakan di Gudang Kantor Kades
Labuhanbatu, Tuntasonline.com - Sebanyak 132 Kartu Indonesia Sehat (KIS)/BPJS berserakan ditemukan warga di dalam gudang kantor Kepala Desa Sei Sanggol Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera utara pada Kamis (14/11/2019).
Menurut keterangan warga awal Mulanya kartu Indonesia Sehat (KIS) tersebut ditemukan oleh anak-anak Saat bermain internet Di perkarangan kantor Kepala Desa, kemudian anak-anak melihat gudang terbuka, kemudian anak anak melihat kartu Indonesia sehat(KIS) berserakan lalu diambil buat mainan.
Kemudian kartu tersebut dilihat oleh bapak-bapak warga desa Sei Sanggul yang tidak Mau disebut namanya di Tangan anak-anak, kemudian diajak anak tersebut untuk menunjukkan lokasi penemuan, ternyata Kartu Indonesia sehat (KIS) banyak lagi di dalam dengan posisi berserakan berjumlah 132, karena takut hilang, mengingat pintu gudang penyimpanan terbuka kartu Indonesia sehat (KIS) tersebut diamankan Dan diserahkan ke ketua BPD desa sei sanggul.
Saat di konfirmasi ketua BPD H. Husni thamrin membenarkan kejadian tersebut Dan sudah diamankan dirumahnya, "Ia pak warga memberikan kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada saya sebanyak 132 yang di temukan di dalam gudang terbuka Dan berserakan," ujarnya.
Lanjut kartu Indonesia sehat (KIS) tersebut sudah saya serahkan kepada Kepala dusun 1 bapak Muhammad Suhaimi sebanyak 4 Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang beralamat dusun 1 desa sei sanggul untuk di periksa apakah kartu tersebut Ada orangnya atau tidak, nah setelah diadakan pencekan yang di lakukan oleh Kepala dusun sebanyak 3 kartu Indonesia Sehat tersebut Ada pememiliknya sesuai dengan kartu keluarga Dan yang 1 lagi tidak ditemukan pemiliknya.
Saat di konfirmasi Kepala Dusun 1 Desa Sei Sanggul Bapak Muhammad Suhaimi mengatakan "Ia pak 4 kartu Indonesia sehat (KIS) yang di ambil Dari ketua BPD sudah cek 3 ditemukan pemilik kartu Indonesia sehat(KIS), Ada orangnya pak sesuai dengan kartu kerluarga satu lagi tidak ditemukan Dan belum menerima kartu Indonesia sehat(KIS), kalau masalah kenapa tidak dibagi ke warga saya tidak tahu karena saya belum menjabat sebagai Kepala dusun,mungkin kartu itu sudah Lama keluarnya pak saya menjabat Kepala dusun baru Dua tahun setengah jadi belum saya sebagai Kepala dusun," ujarnya.
Saat di konfirmasi Kepala Desa, Desa Sei Sanggul melalui Bendahara Agus Salim melalui telpon seluler mengenai tahun berapa dikeluarkan kartu Indonesia Sehat (KIS), Agus Salim menyampaikan "itu dikeluarkan sekitar 3 tahun yang lalu,mungkin pak itu kendala dilapangan pemiliknya ganda,orangnya sudah meninggal, datanya tidak sesuai dengan kartu keluarga makanya di simpan Dan sudah pernah dilaporkan ke kecamatan agar diperbaiki," ucapnya.
"Sebenarnya gudang itu bagus Dan dijadikan tempat penyimpanan barang, dokumen, karena sering dicongkel maling Dan pernah kehilangan barang Milik kantor sehingga jadi rusak pintunya, kenapa gudang tersebut dijadikan tempat penyimpanan barang Dan dokumen karena kantor Kepala Desa di Renovasi pak," lanjutnya.
Saat di konfirmasi warga Salah satu pemilik kartu Indonesia Sehat (KIS) yang di temukan di gudang bapak Abbas laki-laki 10 maret 1974 warga dusun 1 Desa Sei Sanggul,melalui telpon seluler apakah pernah dibagikan oleh pemerintah terkait KIS kepadanya,beliau menyampaikan, "Tidak pernah menerima kartu KIS/BPJS, Tidak pernah pak Saya di berikan kartu Indonesia sehat KIS kepada saya," ujarnya.
Nama nama warga yang temukan pemiliknya sesuai petunjuk Dari KIS
1.No kartu: 0000983105447
Nama: ABBAS
Alamat: Dusun 1 Sei Sanggul,kecamatan panai hilir.
Tgl lahir: 10 Maret 1974
Nik: 1210190411010004
Faskes tingkat 1
2.No kartu: 0000236064789
Nama: Dendi Priadi
Alamat: dsn 1
Sei sanggul,panai hilir
Tagl lahir: 04 November 2001
Nik: 1210190411010004
Paskes tingkat 1 Sei Brombang.
3.No kartu: 0000236064284
Nama: Cici Paridah
Alamat: dsn 1
Sei sanggul, Panai Hilir
Tgl lahir: 15 Maret 1999
Nik: 1210195503990002
Paskes tingkat 1 Sei Brombang.
Dari tinjauan jurnalis ke lokasi ditemukannya kartu Indonesia sehat (KIS)tersebut terlihat, bahwa tidak layaknya sebagai tempat penyimpanan barang, dokumen atau kantor sementara. Dan ketika dicek beberapa kartu masih terdata aktif. (SR)
- 182 views
Facebook comments