Walikota Padangsidimpuan Buka Rapat Kordinasi Tim PORA
Padangsidimpuan, Tuntasonline.com - Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution buka rapat koordinasi Tim PORA tingkat kota disertai Pembentukan tim PORA kecamatan, di Emerald Hall Hotel Mega Permata, Rabu (18/11/2020).
Acara ini dihadiri Dandim 0212/TS Letkol Inf. Rooy Chandra Sihombing, Kakan Imigrasi Kelas II TPI Sibolga Bambang Tri Cahyono, sejumlah perwakilan dari Pengadilan Negeri, Kejari, dan Polres. Juga Kadis Pendidikan dan para Camat.
Walikota mengaku menyambut baik rakor dan pembentukan Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) di Kota Padangsidimpuan. Atas itu, dia menyatakan pemkot setempat siap bersinergi dengan kantor imigrasi dan forkopimda demi menyamakan persepsi demi kondusifitas.
Menurut Irsan, situasi keamanan yang kondusif tentunya akan memberi dampak positif dalam pertumbuhan ekonomi, dan investasi yang sehat khususnya di Kota Padangsidimpuan.
“Untuk itu, terimakasih kepada Pak Bambang atas terselenggaranya rakor Tim PORA di Kota Padangsidimpuan. Kepada seluruh OPD yang hadir supaya mengikuti rakor ini dengan serius, untuk kemudian diimplementasikan," pintanya.
Sementara, Kakan Imigrasi Kelas II TPI Sibolga Bambang Tri Cahyono mengungkapkan, Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) di Kota Padangsidimpuan terdiri dari unsur perizinan, keamanan, dan penegakan hukum.
Bambang menjelaskan, bahwa tugas Tim PORA adalah memberikan saran dan pertimbangan kepada instansi dan atau lembaga pemerintah terkait, mengenai hal yang berkaitan dengan pengawasan orang asing.
"Dalam hal ini, sinergi maupun kolaborasi antar seluruh intansi sangatlah dibutuhkan. Karena, permasalahan orang asing ini harus ditangani secara bersama-sama," jelas Bambang.
Kegiatan pengawasan keimigrasian harus selalu digalakkan dan ditingkatkan, mengingat semakin banyaknya orang asing yang masuk dan melakukan kegiatan di wilayah Indonesia.
"Mereka (orang asing) ini masuk ke Indonesia dengan beragam macam tujuan, seperti wisata, kunjungan sosial budaya, pemerintahan, sosial, bahkan untuk bekerja. Sangat mungkin, kalau kemudian muncul permasalahan," ujarnya. (RF/TO)
- 18 views
Facebook comments