Skip to main content
Penanganan Covid-19 Prioritas Pemprov Bengkulu Tetap Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur

Penanganan Covid-19 Prioritas, Pemprov Bengkulu Tetap Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur

Bengkulu, TuntasOnline.com - Pemerintah Provinsi Bengkulu (Pemprov) Bengkulu akan Prioritas rencana pembangunan di Provinsi Bengkulu yang dianggarkan dalam Rancangan Anggaran Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2021 mendatang, pada RAPBD kali ini masih fokus utamanya pada bidang infrastuktur.


"Bahkan rencana pembangunan infrastruktur itu, yang menyentuh pelayanan dasar, tepatnya pembangunan jalan, jembatan dan bangunan berbentuk fisik lainnya,” ungkap Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah ketika menyikapi prioritas RAPBD Provinsi tahun depan.


Menurut Dedy, disamping infrastruktur, yang juga menjadi prioritas tahun depan, seperti bidang kesehatan, pendidikan, serta fasilitas dasar lainnya.


"Sekarang kondisinya masih pandemi Covid-19, tentu saja penanganan dampak terjadinya pandemi ini tetap mejadi prioritas kita. Meskipun demikian kondisi itu tidak menjadi alasan bagi kita mengenyampingkan kepentingan lainnya. Makanya fasilitas dasar yang bersifat pembangunan infrastruktur dan pendidikan tetap jadi prioritas," ujarnya pada Senin, (30/11).


Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu Ir. Mulyani menyebutkan, pihaknya telah mengusulkan anggaran sekitar Rp. 221 Miliar untuk pembangunan infrastruktur, berupa jalan, jembatan, dan infrastruktur bentuk fisik lainnya pada APBD tahun anggaran 2021.


"Usulan anggaran itu, tidak lepas dari aspirasi masyarakat. Tapi untuk kepastian berapa nantinya yang diakomodir, kita tunggu saja RAPBD tahun depan disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda)," terangnya.


Lebih lanjut detail usulan tersebut, perempuan yang akrab disapa Ning menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur masih didominasi pembangunan jalan dan jembatan, serta infrastruktur lainnya yang memang menjadi kewenangan Pemprov.


Sedangkan itemnya mana-mana saja yang akan di bangun atau renovasi, Ia sendiri tidak hafal.


"Ada beberapa dari usulan itu merupakan usulan pembangunan yang tahun ini tidak bisa direalisasikan, sehingga kembali diusulkan pada tahun depan," pungkasnya. (Panji)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size