DPRD Nunukan Menolak Anggaran Pendidikan Diperdinalkan
Nunukan, TuntasOnline.id - Mahasiswa Kabupaten Nunukan lakukan Orasi tuntutan, minta dibangunkan Asrama Mahasiswa Putra-putri Kabudaya wilayah 4 Nunukan Kalimantan Utara.
Gelar Rapat Dengar Pendapat, di hadiri dari Andi Fazrul, Ketua Komisi II DPRD beserta Anggota. Dosen, TNI/Polri, Mahasiswa politeknik, dan Komandan Pol PP Kabupaten Nunukan.
Muhammad Mansur, dari Komisi II DPRD kabupaten Nunukan menjelaskan, saya mendukung untuk dibangunnya Asrama Putra Putri Kabudaya Wiyah 4, Cuma dalam hal ini, kami belum tahu pasti akan di bangun dimana, kemudian kami belum tahu pasti, berapa jumlah anak-anak Mahasiswa di kabupaten Nunukan, sudah pasti Pemerintah daerah bagaimana teknisi melalui Rapat kedua Dengar pendapat ini, karena kita pasti akan melibatkan pemerintah daerah KESRA, dan Dinas Perijinan, untuk hadir Dengar pendapat.
"Mengenai teknisi pembangunannya
Pemerintah Sebelumnya sudah pernah menganggarkan sekitar 20,22% sekitar Rp. 4.72 Miliar untuk tahun 2025 ini. Namun disayangkan, dengan adanya Anggaran ini, yang sudah di anggarkan untuk pembangunan Asrama Putra-putri Kabudaya, kini ada dari salah satu OPD (Pol PP) Nimbrung dengan anggaran tersebut, insyaallah Rapat ke II RDP nanti, saya akan menanyakannya,dan atas dasar apa dana pendidikan, bisa ikut nimbrung," ujarnya.
"1. Saya tidak mau Anggaran pendidikan diperdinalkan, 2. Jangan sampai, ada OPD yang ikut Nimbrung di Anggaran tersebut
dan kalau memang ada, aturannya seperti itu, tidak masalah, tapi jangan lagi mencampur adukan anggaran pendidikan, dan saya minta disendirikan.
agar anggota DPRD dan masyarakat bisa melihat dan transparansi," tegas Mansur.
"Kemudian, solusi untuk sementara, anak-anak Mahasiswa yang berasal dari KABUDAYA wilayah 4 Kecamatan Sebuku, kecamatan Lumbis, dan kecamatan krayan, bisa juga menempati sementara Rumah jabatan DPRD yang tidak ditinggali, bahkan bisa mengirit anggaran," ucapnya.
Andi Fazrul SH selaku Ketua komisi II DPRD menambahkan, memang
harusnya seperti itu, kita bisa mengefisiensikan anggaran, akan tetapi menurut Ketua DPRD kabupaten Nunukan, kita masih menunggu kejelasan, dari pemerintah daerah, bahwa belum adanya penyerahan dari Pemda ke DPRD, karena fasilitas didalamnya belum mempuni, maka karena itu kita akan lihat dan menguraikan nanti apa yang menjadi permasalahannya.
"Dan fasilitas untuk anak Mahasiswa Kabudaya Wilayah 4 kecamatan Sebuku, Lumbis, dan Krayan, sudah pasti akan di bangun di Nunukan, dan kita juga perlu ambil tahu, antara lain, Masalah beasiswanya, dan fasilitasnya, itu perlu di perhatikan juga. Maka sempat di singgung, bahwa ada Dosen yang kelulusan sarjana pemerintahan, mengajar ke teknik sudah jelas tidak sinkron.maka hal-hal seperti ini harus diluruskan," ujarnya.(SRF)
- 90 views
Facebook comments