Skip to main content
Spanduk Peringatan Stop Money Politik

Warning ! Money Politic dalam Pilgub

Sulsel/Lutra, tuntasonline.com -  Tinggal empat bulan lagi,ajang demokrasi terbesar di Sulawesi-Selatan,yakni pemilihan gubernur dan wakil gubernur secara langsung,dan akan di ikuti 4 pasang Calon,Bahkan mulai melakukan kampanye-kampanye hingga pelosok.

Berkaitan dengan peristiwa bersejarah yang akan digelardi Sulsrl itu,bebetapa kalangan mengkwatirkan praktek-praktek kotor yang akan dilakukan para tim kandidat.Salah satunya adalah money politic and Sara.

Para Polri dan Panwas telah mendeklarasikan tplak politik uang ,sara. Kapolres Luwu Utara,AKBP Boy FS Samola, mengingatkan kepada seluruh lapisan -terutama para pemilih lama dan pemilih baru,ibu-ibu,para anak muda,bahkan kalangan masyarakat untuk mewaspadai poltik uang dan isu sara. Karena menurut Boy panggilan akrab Kapolres Luwu Utara ini,politik ua g dan isu sara akan menghancurkan demokrasi.

" Calon yang menggunakan uang untuk menjaring suara,adalah calon pemimpin yang hanya mengejar kepentingan pribadi dari pada kepentingan rakyat," pesannya.

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur secara langsung,lanjut Kapolres Lutra,merupakan ajang demokrasi yang harus dihargai. Dengan politik uang dat mengebiri hak rakyat untuk menyalurkan aspirasinya dan tolak isu sara,ini.

" Biarkan rakyat memilihsesuai hati nuraninya,jangan " memojokkan" mereka dengan uang. Tetapi kalau money politic tetap terjadi, itu merupakan bentuk penghinaan serius terhadap hati nurani rakyat," tegasnya.

Politik dan demokrasi,ujar Kapolres yang punya kepedulian bagi warga yang menderita dan tak mampu dalam ekonomi di Bumi Lamaranginang,julukan Luwu Utara. Bahwa ibarat dua sisi mata uang.Politik haris dibarengi dengan moral yang baik,Politik yang kotor(seperti money politic,isu sara) dan tanpa kepedulian moral akan menjerumuskan anak-anak bangsa kelembah penderitaan. Jangan sampai ini terjadi. (yustus)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size