Terkait Sengketa Lahan HGU , Pemprov Bengkulu Gelar Hearing
Bengkulu, tuntasonline.com - Guna menyelesaikan masalah sengketa lahan, tanah dan kebun warga yang terdapat di dalam Perusahaan Perkebunan HGU, Pemerintahan Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah gelar Hearing di Ruang Rapat Rafflesia Pemprov (23/03/2018) pukul 10:00 WIB.
Hearing ini dihadiri Staff Kepresidenan Deputi V Bidang Agraria Irhas Ahmadi, Tim Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria Staff Kepresidenan Irwanuddin, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Hamka Sabri, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Irwanuddin, Perwakilan Walhi Pusat, Perwakilan Walhi Bengkulu, OPD Provinsi Bengkulu terkait, Perwakilan Masyarakat Bengkulu tengah, Seluma dan Kaur.
Hearing ini digelar guna menyelesaikan masalah yang tiap tahun dan mencari solusi terkait masalah berikut :
1. Masyarakat 6 Desa Bengkulu Tengah bersengketa dengan PT AGRI ANDALAS
2. Masyarakat Seluma bersengketa dengan PT SIL dan PT AGRI ANDALAS
3. Masyarakat Kaur bersengketa dengan lahan ANGKATAN LAUT.
Pada Hearing ini yang dilakukan selama kurang lebih 2 jam ini, Perwakilan Masyarakat dari Seluma, Kaur dan Bengkulu tengah menyampaikan uneg-uneg Mereka langsung kepada Staff Kepresidenan. Dalam tuntutannya hampir semuanya sama, Mereka menuntut Pemerintah perjuangkan yang menjadi hak Mereka jangan sampai ada pertikaian dan pertumpahan darah yang sia-sia. Karena Mereka mengklaim Masyarakat mana yang rela hak Mereka dirampas.
"Perlu diketahui pak, Pemerintahan Provinsi Bengkulu harus tahu tindak lanjut dari permasalahan yang ada ini pak. Sekarang masalah banyak pak namun tidak terselesaikan sampai saat ini pak, berarti ini tidak ada perhatian selama ini. Yang dari Pusat aja mau turun ke lapangan pak tapi mana yang ada dari Kabupaten dan Provinsi yang turun langsung. Gak ada, karena pembahasan ini hanya sebatas di atas meja, selesaikan pak. Jangan permasalahan ini terus berlanjut hingga ada korban, kemaren ada yang ditembak ketika panen, dan ada juga yang di pekarokan. Cukup permasalahan ini cuman sebatas kami dan jangan berlanjut kepada keturunan kami selanjutnya, cukup pak" tegas Ruslan Perwakilan Warga Seluma.
Dalam Penuturannya Staff Kepresidenan Deputi V Bidang Agraria Irhas Ahmadi menjelaskan sengketa soal lahan di Provinsi Bengkulu memang tinggi. Sudah ada warga yang datang langsung ke Staff Kepresidenan untuk menjelaskan semua permasalahan. Serta Presiden Republik Indonesia mengintruksikan untuk turun kelapangan langsung.
"Permasalahan sengketa lahan memang cukup tinggi di Provinsi Bengkulu, dan sudah ada kemaren satu orang dari seluma yang datang langsung datang ke Staff Kepresidenan dan sudah beraudensi sama kami. Atas arahan Presiden kami ketika awal kemaren, bahwasannya jikalau ada pengaduan yang datang langsung ke Staff Kepresidenan, wajib bagi kami untuk turun lapangan guna mengkonfirmasi permasalahannya untuk diselesaikan" jelas Irhas.
Dalam Hearing ini Hamka Sabri mengintruksikan kepada Perwakilan Masyarakat untuk menyelesaikan masalah ini, Mereka harus melengkapi data yang konkret dari permasalahan Mereka agar nantinya data konkret tersebut menjadi buah tangan dari Staff Kepresidenan untuk ditindak lanjuti supaya tidak meruncingnya masalah. (ReTra)
- 83 views
Facebook comments