Skip to main content
Poster sayembara dan Julizar panitia sayembara

Dukung Produk Batik Lokal, BEM Fakultas Pertanian UNIB Adakan Sayembara

Bengkulu, tuntasonline.com -  Demi mendukung produk lokal, BEM Fakultas Pertanian UNIB adakan sayembara desain batik kain besurek. Hal ini demi meningkatkan rasa cinta khalayak umum terhadap batik khas dari Provinsi Bengkulu ini.

Lomba atau sayembara desain batik kain besurek ini terbuka untuk umum dan pendaftarannya tidak dipungut biaya apapun. Tujuan tanpa adanya biaya pendaftaran ini karena untuk menjaring jumlah peserta yang sebanyak-banyaknya.

Walaupun lomba ini bersifat gratis, tetapi menurut Julizar salah seorang panitia sayembara desain batik pertanian, sayembara ini merupakan ajang yang cukup bergengsi. Karena juara 1,2 dan 3 sayembara ini akan mendapatkan uang pembinaan dan juga sertifikat. 

"Untuk juara 1 nantinya akan mendapatkan uang pembinaan, baju batik, trophy dan sertifikat. Sedangkan untuk juara 2 dan 3 akan mendapatkan uang pembinaan plus sertifikat. Bahkan untuk juara 1 tadi desain batiknya akan dilaunching dan diresmikan pada hari PKK Fakultas Pertanian pada Agustus 2018 oleh Dekan Fakultas Pertanian bapak Ir. Fahrurrozi", ujar Julizar kepada tuntasonline.com 

Ditambahkan oleh Julizar, syarat untuk mengikuti lomba atau sayembara ini tidaklah sulit. Yang terpenting terdapat unsur budaya lokal yakni kain besurek Bengkulu, ada unsur warna hijau sebagai ciri khas pertanian dan mendesain 2 model batik (laki-laki dan perempuan), untuk batik laki-laki lengan pendek dan perempuan lengan panjang.


"Bagi peserta pengumpulan desain batik bisa dikirim melalui e-mail sayembara.batikpertanian@gmail.com dengan format JPG dan cantumkan nama pesertanya. Dan untuk deadline pengumpulan karya tanggal 28 april 2018 ini", kata Julizar. 

Julizar pun berharap dengan diadakannya sayembara ini akan meningkatkan rasa cinta masyarakat untuk terus memakai dam melestarikan kain besurek. "Kain besurek khas Bengkulu ini sudah mulai dikenal di dunia internasional karena memiliki motif yang unik, mah tugas kita sebagai warga Bengkulu yaitu terus menjaga dan melestarikannya suapaya karya lokal ini tidak hilang", demikian Julizar. (cw2)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size