Diwariskan Turun-temurun,Kopi Gading Cempaka Tetap Jadi Primadona
Bengkulu, Tuntasonline.com -Berlangsungnya festival Bumi Rafflesia dari tanggal 19-23 Juli mendatang, banyaknya stand kopi berbagai daerah dan rasa tersaji turut hadir meramaikan festival tersebut. Termasuk kopi Gading Cempaka dengan varian rasa robusta dan arabika. Meski telah turun-temurun Kopi ini masih tetap menjadi primadona Festival Bumi Rafflesia.
Kopi gading cempaka diproduksi dari 3 daerah, Kabupaten Curup, Kepahiang dan Aur Gading Kerkap Bengkulu Utara.
"Kenapa nama kopinya, kopi gading cempaka? Karena ini sudah turun menurun dilakukan sesepuh kami terdahulu. Tapi waktu dulu belum ada nama hanya dari mulut ke mulut dan sekarang di resmikan dalam bentuk brand nama resminya," ujarnya pemilik Kopi Gading Cempaka Khafi pada Tuntasonline.com, Jumat (20/7).
Menurutnya, ini event besar ke dua acara seperti mengenalkan kopinya ke masyarakat Bengkulu, karena ia mempromosikan kopinya melalui online sebab tidak ada tokoh fisiknya.
" Akun Website resmi kami Kopi gading cempaka.com, untuk soal harga relatif sama dengan kopi merek lainnya. Hanya berbeda di gramnya kalau disini 200 gram untuk Robusta Rp 35.000 per paket sedangkan kopi Arabika Rp 25.000," katanya.
Harapannya, sangat positif untuk festival bumi raflesia dengan mengenalkan brand-brand kopi merek premium di Bengkulu. Karena disini memiliki potensi besar serta untuk di ketahui, Provinsi Bengkulu menempati peringkat ke 3 produksi kopi robusta tapi sangat di sayangkan Indonesia tidak tau hal ini.
"Sebab kami disini kalah merek brandnya, maksudnya, kalah soal proses karena petani kita lebih memilih dengan cara pembuatan tradisional soal rasa bisa di bedakan sendiri. Intinya kami juga ingin menaikan kesejahteraan para petani kopi," tutupnya (CW3).
- 93 views
Facebook comments