Ditanya Soal Polemik Ambulan RSMY, Rohidin 'No Comment'
Bengkulu, TuntasOnline.Com – Polemik Ambulans jadi Mobil Dinas (Mobnas) pribadi Petinggi Rumah Sakit Umum Sakit M Yunus Bengkulu (RSMY). Rohidin Mersyah selaku Plt Gubernur Bengkulu enggan berkomentar saat dimintai keterangan.
Pada pemberitaan sebelumnya, terpapar jelas informasi mengenai mobil dinas petinggi RSMY jenis Toyota Kijang Inova tipe E tersebut mengalami kecelakaan di jalan Jenggalu, Kecamatan Gading Cempaka pada desember 2015 lalu yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 2 orang terluka serta menabrak satu unit rumah yang mengakibatkan kamar bagian depannya hancur, dan laju kendaraan baru berhenti setelah masuk ke jurang sedalam 1,5 meter. Saat itu, mobil dikendarai oleh pengendara berinisial HR bersama satu rekannya, dan hanya mengalami luka lecet.
Selanjutnya menurut data investigasi yang dihimpun, mobil hitam bernomor polisi BD 72 yang selama ini digunakan salah seorang petinggi dan sering terparkir di RSMY selama ini, ternyata aslinya merupakan salah satu mobil ambulans yang pengadaannya pada tahun 2015, sebanyak 2 unit Innova tipe E dan aslinya berwarna putih. Sedangkan, kendaraan dinas yang asli untuk petinggi RSMY tersebut hingga kini masih berada di salah satu bengkel di Kota Bengkulu dan membutuhkan biaya perbaikan senilai Rp 40 Juta.
Saat dimintai tanggapan usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu pada Senin (10/09) Rohidin Mersyah meminta pihak media menanyakan langsung perihal tersebut ke RSMY.
“Tanya Direktur rumah sakit (RSMY, red) aja ya. Masalah gitu tanya rumah sakit aja,” katanya.
Saat ditanya komentarnya terkait tidak tertib administrasinya RSMY dalam pengalihan fungsi kendaraan Ambulans ini menjadi Mobnas petinggi RSMY yang telah tiga tahun lamanya tanpa persetujuan dari Badan Pendapatan dan Keuangan Daerah (BPKD) dan tanpa SK Gubernur pun juga serta dikatakan jika pihak media pun telah mencoba untuk konfirmasi langsung ke direktur RSMY, tapi malah para petinggi Rumas Sakit tersebut malah kompak cuti pun tidak begitu ditanggapi.
“Tanya rumah sakit yang bagian aset aja, kalo yang masalah kendaraan yang begitu-begitu,” ujarnya.
”Saya kira ga akan mendadak, saya kira bukan ga penting, itu penting tapi tidak terlalu substantif mobil satu. Saya tidak mau komentar tentang itu, tanya itu aja ya (pihak RSMY,red),” tambahnya. (ReTra)
- 62 views
Facebook comments