Diduga Leasing Lakukan Penipuan
Lampung Utara, TuntasOnline.Com - Sejumlah oknum pihak Leasing kecewakan serta terkesan diduga menipu konsumen dalam pengajuan Kredit Mobil, modus yang dilakukan oknum tersebut, Down Paymen (DP) alias Uang Muka naik, setelah kansumen menyerahkan uang untuk pesan warna, sehingga Konsumen diharuskan menambah DP tersebut.
Seperti halnya yang dialami oleh
Mansuri warga Kelurahan Kelapa Tujuh, menurut adik ipar Mansuri yang berinisial DM saat ditemui dirumahnya, Kamis, 27/10.
Awalnya meminta tolong dengan adik iparnya yang berinisial DM, siapa kenalannya yang bisa membantu untuk mengambil kredit mobil, menurut DM ada temannya yang bernama DS yang kabarnya bekerja sebagai eksekutor dileasing.
Dari Komunikasi adik saya (DM) dengan DS inilah didatangi oleh FT salah satu sales marketing di Auto 2000, kedatangan FT mempertanyakan apakah Mansuri benar ingin mengambil kredit mobil jenis Calya, dari bincang - bincang kami (Mansuri dan FT) akhirnya berkas pengajuan kredit mobil diminta oleh FT.
Selang beberapa hari FT meminta uang sebesar Rp 5.000.000 untuk pemesanan warna, setelah uang tersebut diberikan, tidak lama Tim Survey datang kerumah saya, papar Mansuri.
Karena (Mansuri) tidak memiliki DP seperti yang disampaikan oleh FT akhirnya istri Mansuri (Yenni,red) menghubungi FT melalui telpon seluler, yang mana istri (Yenni) meminta agar Fitri membatalkan pengajuan kredit mobil tersebut, mengingat ada perubahan DP oleh FT, sementara Mansuri tidak memiliki uang sejumlah Rp 43.000.000.
Namun menurut FT tidak bisa dibatalkan karena pengajuan kredit mobil itu sudah di Acc oleh pihak leasing, sementara Mansuri tidak memiliki uang sebesar itu, karena DP saya hanya 17.000.000 saja.
Sehingga uang yang telah saya berikan sampai saat ini belum ada kejelasan, kalaupun pihak Dealer atau Lesing mengatakan dari awal DP nya sebesar itu maka tentunya saya tidak jadi mengajukan kredit, kenapa setelah saya menyerahkan uang Rp 5.000.000 baru dikatakan ada kenaikan DP, jelasnya.
Anehnya lagi Kwitansi penyerahan uang DP sebesar Rp 21.000.000 menggunakan Kwitansi biasa, hanya dibubuhi matrai serta cap saja, tidak menggunakan Kwitansi milik Auto 2000 atau milik Pihak Leasing, sambungnya.
Hingga saat ini DS tidak pernah ada komunikasi lagi, hal itu setelah dia (DS,red) meminta transfer uang sebesar Rp 500.000 dari Adik Konsumen (DM) dengan cara dikirim melalui jasa Alfamaret, karena pada saat Darsono meminta transfer uang Bank telah tutup, pungkasnya.
- 1143 views
Facebook comments