Skip to main content
Pengerjaan Tengah Berlangsung

Kades Kutaraja Penuhi Harapan Masyarakat

Karawang, TuntasOnline.com - Demi mewujudkan harapan masyarakat, Pemerintahan desa Kutaraja, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Realisasikan Dana Desa (DD) tahap 2 Tahun 2018, yang digelontorkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian desa, bangun jalan setapak (japak) di dusun rawamanuk dan rawamacan.

Setiap merealisasikan DD, H. Ombi, selaku kepala desa Kutaraja, mengatakan bahwa dirinya selalu bekerjasama dengan Dinas PUPR untuk menentukan jumlah volume pembangunan rabat beton jalan setapak yang akan dibangun khususnya Japak untuk menuju ke areal pesawahan demi memenuhi kebutuhan para petani.

"Hal tersebut, Saya selalu melibatkan dengan warga sekitar dalam merealisasikan pembangunan, sehingga desa ini agar lebih maju, dan dapat mengentaskan kemiskinan serta menekan angka pengangguran," ungkap, H. Ombi, kepada Wartawan TuntasOnline.com, Senen (26/11/18).

Menurut, H. Ombi, bahwa masyarakat desa kutaraja mayoritas petani, buruh dan buruh tani. Sehingga pihak pemerintahan desa lebih cedrung mengedepankan peningkatan sarana prasarana infrastruktur pembangunan, jalan setapak.

"Manfaat japak tersebut dapat meningkatkan perekonomian maupun skala prioritas yang dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip yang dapat menjamin pemanfaatan sumber daya secara optimal yang seimbang," terangnya.

Lanjut, H. Ombi, dalam pengerjaannya dengan secara memberdayakan masyarakat sekitar, terutama dalam penggunaan tenaga kerjanya. Sesuai tujuan utama dari digelontorkannya dana desa kepada masing-masing desa. Dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

"Pastinya dalam pengerjaannya kita berdayakan masyarakat setempat, sesuai nawacita pak Jokowi. Semua pelaksanaannya secara swakelola dengan meilbatkan masyarakat desa sendiri, tidak melibatkan pemborong," ujarnya.

Ditempat terpisah, H. Tisna (54) selaku tokoh masyarakat, mengatakan dengan adanya perbaikan jalan setapak menuju ke areal pesawahan yang sedang dikerjakan nantinya akan dapat dirasakan oleh para petani dalam perubahannya, sehingga dapat dinikmati, dan bisa memperlancar akses jalan warga para petani, karena selama ini memang japak tersebut sudah rusak parah.

"Dengan adanya pembangunan japak tersebut jalur distribusi pengangkutan hasil pertanian lebih lancar, sehingga biaya angkut hasil pertanian bisa ditekan dan menguntungkan bagi para warga petani setempat, "karena hasil bumi para petani dimusim panen lebih mudah untuk diangkut oleh kendaraan roda dua, dan harga gabahnyapun akan lebih meningkat," pungkasnya.(Sule)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size