Dituduh Lakukan Penipuan, Ketua Arisan Online Lakukan Pembelaan
Labuhanbatu, Tuntasonline.com - Pimilik akun arisan online group Blessed Alv memberikan pernyataan kepada wartawan Rabu (27/03/2019) terkait dengan yang di tuduhkan tentang penipuan kepada ketua arisan online tersebut.
Kami pemilik akun arisan online yang bernamakan group Blessed Alv yang beranggotakan lebih kurang 100 orang yang di bentuk pada tanggal (13/07/2018) dimana semua pembayaran anggota berjalan dengan lancar. Demikian yang dikatakan oleh ketua arisan online Blessed Alv Lambok Elviana Manullang dan Siti Sitinjak.
Lebih lanjut, disini kami menerangkan karena kemacatan pembayaran anggota anggota sehingga mengakibatkan terjadinya ketidak lancaran pembayaran hak kepada anggota anggota mengakibatkan dampak buruk demi kelangsungan grup ini.
Karena di awal Desember 2018 terjadi kemacatan pembayaran kewajiban anggota yang sudah menarik, diantaranya adalah yang berinisial Bal, Sop, Sel, Ac, pit, Ind, wid, afn, jadi total semua nya Rp 573. 415.000.
Lebih lanjut, disini kami menjelaskan bahwa jumlah tunggakan yang kami sebut di atas sudah kami bayar kan kepada anggota yang narik sebagai rasa tanggung jawab kami sebagai owner atau ketua.
Menurutnya, kami sudah menjawab atas pernyataan salah seorang anggota grup yang berinisial Rat, yang menyatakan tidak ada pembayaran dari bulan januari 2019 adalah tidak benar. Karena hingga awal pebruari 2019 uang arisan di bayarkan kepada yang narik, tutupnya.
Menanggapi hal ini, ketua YLBH BRI Halomoan Panjaitan SH, angkat bicara, sebagai warga negara yang yang taat hukum, Kita semua tentunya harus mengerti selanjutnya tunduk dan patuh terhadap hukum azas praduga tak bersalah.
Jangan seenaknya menuduh orang sebagai penipu atau pelaku penggelepan, klien kami sebagai owner atau ketua Arisan yang sifatnya seperti jula-jula ini juga sebagai korban dari delapan orang anggota yang tidak lagi melaksanakan kewajibannya setelah dapat nomor dan atau menarik.
Lebih lanjut, yang jelas klien kami mampu membuktikan bahwa beliau berdua sebagai ketua telah dirugikan bahkan yang paling dirugikan yang disebabkan perbuatan beberapa anggota yang tidak lagi membayar kewajibannya, ujarnya.
Dimana perbuatan sebahagian anggota yang tidak bayar tersebutlah yang membuat anggota lain tidak mendapatkan hak-haknya, singkat cerita yang menggelapkan uang bukan klien kami akan tetapi yang menggelapkan uang yang juga nantinya akan kami buktikan adalah beberapa anggota yang masing-masing ingkar bayar kewajibannya, tandasnya. (PH)
- 294 views
Facebook comments