Minimalisir Kerugian Petani, TPHP Salurkan Bantuan
Bengkulu, Tuntasonline.com - Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Bengkulu telah 3.534 hektare (ha) tanaman pangan. Hal ini menyebabkan petani merugi bahkan gagal panen. Untuk mengatasi kerugian tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu menyalurkan sejumlah bantuan berupa pemberian benih sebanyak 25 kg dalam 1 ha dan pupuk gratis untuk para petani.
Kepala Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, Ir. Ricky Gunarwan mengatakan, bencana tersebut merusak tanaman pangan di Bengkulu. Dimana ada 3.032 ha tanaman padi, 210,5 ha tanaman jagung, 8,25 ha tanaman kacang tanah, dan 3,25 ha kacang hijau yang gagal panen karena banjir dan longsor.
"Tanaman padi sawah, kacang tanah, kacang hijau yang rusak diterjang banjir dan longsor tersebut, sebagian besar mati dan gagal panen alias puso. Akibatnya, para petani di Bengkulu, mengalami kerugian miliaran rupiah," ucap Ricky, Gunarwan (8/5/2019).
Kepala Dinas TPHP Provinsi ini menuturkan jika, banjir dan longsor yang melanda hampir seluruh wilayah Bengkulu tersebut, tidak hanya merusak tanaman pangan saja, namun juga merusak infrastruktur pertanian.
"Infrastruktur juga pertanian banyak yang rusak akibat banjir dan longsor," kata Ricky Gunarwan.
Atas kejadian ini Ricky Gunarwan berharap Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Pertanian, dapat segera memberikan bantuan dana untuk perbaikan infrastruktur petanian dalam waktu dekat.
Sehingga para petani di provinsi Bengkulu yang lahannya rusak akibat banjir dan longsor dapat melakukan aktivitas pertaniannya dalam waktu yang tidak terlalu lama.(Cw1)
- 22 views
Facebook comments