Putra Mas : Kenaikan Harga Rokok Dapat Berdampak Negatif
Rejang Lebong, TuntasOnline.Com - Direktur CV Putra Mas, Putra Mas Wigoro, SE, SH, MH, mengatakan, selaku perusahaan yang bergerak di bidang distributor, ia memprediksi stok rokok akan dikurangi menjelang diterapkannya tarif bea cukai rokok sebesar 23 persen, pada Januari 2020 mendatang. Dibatasinya stok rokok ini berdasarkan rencana pemerintah yang akan menaikkan tarif bea cukai rokok.
"Namun, untuk saat ini stok rokok masih berjalan normal seperti biasanya. Bisa jadi, bulan depan atau dua bulan lagi, stok rokok akan dikurangi," jelas Putra, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (24/09/2019).
Ditambahkannya, alasan stok rokok akan dikurangi, untuk mencegah terjadinya penimbunan stok rokok di kalangan distributor ataupun pengusaha lainnya. Hal ini bisa terjadi, lantaran akan dinaikkannya harga rokok ini.
Sementara, menurut Putra yang juga Anggota DPRD RL ini, naiknya harga rokok akan mempengaruhi beberapa aspek di tengah masyarakat. Apalagi, mayoritas penduduk Indonesia adalah perokok. Dikhawatirkan, aksi kriminalitas akan meningkat, mengingat akan butuhnya masyarakat untuk mengkonsumsi rokok. Pastinya, ia tidak berharap hal tersebut terjadi.
Satu lagi, dengan kenaikan harga rokok nantinya, penyebaran rokok non cukai juga akan semakin meningkat. Mengingat, harga rokok seperti itu, memiliki harga yang cukup murah dan terjangkau.(Cw1)
- 169 views
Facebook comments