Skip to main content
Menkopulhukam Serahkan Tiga Buku Pedoman Covid-19 Kepada Bupati Karo

Menkopulhukam Serahkan Tiga Buku Pedoman Covid-19 Kepada Bupati Karo

KARO, TuntasOnline.Com - Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH didampingi Plh Ketua GTPP Covid-19 Ir Martin Sitepu, Kadis Kesehatan drg Irna Safrina Meliala dan Kabid Logistik BPBD Natanael Perangin, menerima buku pedoman Covid-19, di acara Rakor (rapat kordinasi) optimalisasi Percepatan Penangan Covid-19, yang digelar, Jumat (3/7/2020) pukul 17.00 Wib di kediaman rumah dinas Gubsu Jalan Sudirman No. 41 Medan.

Baca Juga :  Jalan Air Terjun Sipiso-piso Ditutup OTK, Kadis Pariwisata Akan Lapor Polisi 

Terkelin Brahmana mengaku, buku pedoman panduan tersebut langsung diserahkan oleh Menteri Kordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI Prof. Mahfud MD. 

Ada tiga buku pedoman diserahkan, pertama buku pedoman umum menghadapi pandemi Covid-19 bagi Pemda, pencegahan, pengendalian, diagnosis dan manajemen, kedua pedoman manajemen bagi Pemda dalam penanganan Covid-19 dan dampaknya, ketiga buku pedoman penerapan masyrakat produktif tas dan aman Covid-19 oleh Pemda. Sebut Terkelin.Terkelin menilai, buku pedoman ini sangat membantu kedepan, karena semua menyangkut Covid-19, sudah ada tata cara penjelasannya didalam. 

Baca Juga :  Tidak Patuhi Rekomendasi, Pelantikan Kaur Keuangan Desa Talang Tabu Jadi Sorotan

Sementara Menteri Kordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI Prof. Mahfud MD, mengatakan, buku panduan Covid-19 tidak semuanya dapat kita berikan, hanya beberapa pilihan bagi daerah yang dianggap membutuhkan dalam pemetaan status zona merah. 

"Pun begitu, manfaatkan dan pelajari buku pedoman tersebut agar paham mengetahui dalam memerangi Covid-19. Imbuh Menteri. Meskipun begitu, Menkopolhukam juga mengapresiasi Pemerintah Provsu dan Kab/Kota dalam bekerja menangani covid 19 selama ini," ucapnya.

Dikesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri RI Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D,menyebutkan Covid 19 merupakan pandemi terluas dan baru terjadi pada masa Pemerintahan saat ini. Disamping sosialisasi penerapan Protokol Kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat, pemerintah juga harus ambil peran nyata dalam penanggulangan Covid-19. 

"Lebih itu kita sadari dalam mengatasi persoalan, pemerintah mengalami dilematika Saat ini, sebab kita sedang berjuang dalam membuat vaksin yang cocok terhadap  virus yang ada di Indonesia, karena  sesuai penelitian setiap virus covid 19 berbeda karakteristiknya disetiap negara," pungkasnya.(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size