Skip to main content
Bupati Pakpak Bharat Ajak Masyarakat Optimalkan Lahan Pertanian Kosong

Bupati Pakpak Bharat Ajak Masyarakat Optimalkan Lahan Pertanian Kosong

Pakpak Bharat, Tuntasonline.com - Guna mendukung upaya pemerintah dalam hal pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor mengajak masyarakat untuk memanfatkan lahan  pertanian yang kosong semaksimal mungkin.

Ajakan ini disampaikannya saat meresmikan Desa Kecupak I Kecamatan Pargetteng Getteng Sengkut (PGGS) Pakpak  Bharat menjadi Kampung tangguh Nduma Sindeka, Kamis (18/03/2021).


Kampung Tangguh yang diluncurkan baru-baru ini di berbagai wilayah di Indonesia merupakan upaya pemerintah pusat untuk menangkal Covid-19 dengan kearifan lokal atau pembentukan masyarakat berskala mikro termasuk membentuk ketangguhan pangan dengan memanfaatkan serta memberdayakan sumber daya alam yang ada di sekitar dengan melibatkan segala unsur yang ada di desa.


Tampak hadir dalam acara ini Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, Kapolres Pakpak Bharat yang diwakili oleh Wakapolres Pakpak Bharat Kompol Elisa Sibuea, Dandim 0206/Dairi diwakili oleh Kapt M. Tambunan, Kasat Binmas, AKP Suparmono, Asisten II Supardi Padang,  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) S.Lian Sinamo,S.Pd,MM, Pj. Kepala Desa Kecupak I Arnold Berutu, Masyarakat dan unsur Forkopimda. 


Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, dalam kesempatan ini mengajak seluruh pihak dan unsur segenap lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ini dalam upaya membantu pemerintah mengatasi dampak akibat pandemi Covid-19 dan mengejar ketertinggalan selama ini.


Bupati juga menghimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan lahan pertanian yang kosong secara maksimal sehingga dampak ekonomi masyarakat pulih kembali dan terciptanya masyakat yang sejahtera dan Nduma.


Kepada pemerintahan yang ada di Kecamatan dan Desa ,Bupati menghimbau agar memperhatikan kesehatan masyarakat diantara perhatian terhadap gizi para ibu hamil, lansia, anak-anak, masalah stunting yang ada didesa-desa termasuk dan masalah lain yang terkait dengan kebutuhan masyarakat.


Sementara itu, Wakapolres Pakpak Bharat, Kompol Elisa Sibuea, mengatakan guna tercapainya tujuan program ini, diperlukan kerja sama dan saling bersinergi serta  dibutuhkan satu pola pikir antara pemerintah, masyarakat dan unsur lainnya sehingga pemulihan akibat dampak Covid-19 ini bisa segera terselesaikan. 


Dalam kesempatan ini Bupati Pakpak Bharat, bersama unsur Forkopimda yang hadir, juga  menyerahkan bantuan pangan secara simbolis  kepada para anak yatim piatu, peninjauan rumah isolasi Covid -19 Desa Kecupak I, peninjauan lahan pertanian dan penanaman benih secara simbolis di lahan pertanian Desa tangguh Kecupak I.
(IP/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size