Skip to main content
Tewasnya Operator Crain PT Puja Perkasa Ketua SAPMA IPK angkat Bicara

Tewasnya Operator Crain PT Puja Perkasa, Ketua SAPMA IPK angkat Bicara

Batu Bara, Tuntasonline.com - Tewasnya Ari Purnomo, operator crain yang bekerja di PT. Puja Perkasa, salah satu perusahaan yang menjadi sub kontraktor PT (Persero) Pembangunan Perumahan yakni salah satu perusahaan berstatus BUMN yang ditugaskan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan proyek ruas jalan Tol Trans Sumatera, ternyata kini menjadi sorotan publik.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ari Purnomo tewas tersengat arus listrik saat hendak menurunkan besi di Titi Gantung, Nagori Mayang, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun. Kamis (11/3/2021) kemarin, sekira pukul 17.35 wib.

Diduga korban bekerja diluar dari lokasi kerjanya yang bekerja dalam pengerjaan proyek tol dan diduga mencoba mencari uang sampingan dengan mengerjakan proyek jembatan di Desa.
Namun naas niat ingin mencari uang sampingan tersebut ternyata berujung maut.

Atas kejadian tersebut, kecaman/kritikan dari berbagai elemen Masyarakat pun mulai berdatangan terhadap perusahaan ternama tersebut, karena diduga pengawasannya lemah.

Setelah mendapat teguran dari LBH Ferari Batu Bara beberapa hari yang lalu, kini giliran Ketua Sapma IPK Batu Bara yang angkat bicara.

Ketua Sapma IPK Batu Bara Affan Aulia Saragih saat di konfirmasi melalui pesan Whastsapp, mengaku sangat prihatin terhadap insiden tersebut.

Dirinya menganggap bahwa ini merupakan suatu kecerobohan, sehingga ia meminta kepada penegak hukum agar segera memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

"Kami sangat prihatin atas insiden tersebut, ini merupakan warning bagi kita semua khususnya pengembang proyek jalan tol ruas Indrapura-Kisaran," ujarnya. 

Seharusnya kecelakaan kerja bisa dicegah apabila perusahaan tidak teledor dan mengedepankan aspek K3. Kejadian ini menunjukkan watak asli dari salah satu perusahaan pengembang proyek jalan tol. 

"Sapma DPD IPK Batubara juga meminta kepada penegak hukum untuk segera memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut," jelasnya. (Zfn/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size