Tuai Kritikan Tajam Tokoh Masyarakat, Taman Kota Deli Tua Dinilai Mubazir Anggaran
Deli Tua, Tuntasonline.com - Pembuatan taman dan penataan ruang publik di Kota Deli Tua, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, disoal warga. Sebab, namanya saja taman tapi faktanya Seperti “Tanah Tandus”. Padahal biayanya mencapai lebih Rp 1,7 miliar. Sangat fantastis untuk sebuah taman yang ditumbuhi rumput liar.
Sejak awal pembangunan proyek yang dikerjakan CV Askonas Konstruksi Utama ini memang sudah bermasalah. Sesuai plang proyek yang dipasang di lokasi, dalam nomor kontrak 602.1/19/SP/24.05/DPKP/DS/2019 tertulis tanggal kontrak 28 Oktober 2019. Tapi, sampai Januari 2020 proyek belum selesai dikerjakan. Seharusnya per tanggal 14 Desember 2019, proyek sudah selesai dan diserahterimakan.
Begitu pula dengan kondisi taman yang dibangun terduga menggunakan dana APBD Deli Serdang (sumber dana tidak tertulis di plang proyek) itu, nyaris tidak ada bunga atau tanaman lainnya. Namanya saja taman. Kebanyakan rumput yang tumbuh. Padahal, biayanya mencapai Rp 1.725.378.000.
Proyek di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Deli Serdang ini, terkesan hanya untuk “menghambur-hamburkan” uang rakyat saja.
“Saya tidak tahu proyek apa ini sebenarnya. Sebab, sekelilingnya di pagar sehingga saya tidak tahu apa isinya. Kabar angin menyebut taman dan ruang publik. Biayanya cukup besar tapi hasilnya amburadul. Proyek ini tidak tepat sasaran dan hanya menghambur-hamburkan uang rakyat Deli Serdang saja. Kalau namanya taman identik dengan tanaman bunga. Ini yang tumbuh malah rumput liar,” tandas Tokoh Masyarakat Deli Tua, Sabar Bangun, saat dimintai tanggapannya di Deli Tua, Selasa (30/03/2021). (ET/TO)
- 45 views
Facebook comments