Skip to main content

Bincang Moderamen GBKP dengan Kapolres Tanah Karo

Karo,Tuntasonline.id - Menindaklanjuti hasil pertemuan Tokoh Lintas Agama dengan Kapolres beberapa hari yang lalu, Polres Tanah Karo memberikan sosialisasi terkait penanganan penyakit masyarakat (Pekat) di wilayah hukum Polres Tanah Karo, di acara Podcast bersama Moderamen GBKP, Senen (10/10/2023) malam

Dalam Podcast yang diselenggarakan bersama GBKP, Kapolres Tanah Karo AKBP Wahyudi Rahman, S.H, S.I.K, M.M, CPHR, CBA, menjelaskan Komitmen Kepolisian khususnya Polres Tanah Karo dalam upaya membersihkan pekat(penyakit masyarakat) di wilayah hukum Polres Tanah Karo.

"Polres Tanah karo, terus berkomitmen memberantas penyakit masyarakat ini, bisa dilihat dalam 3 bulan terakhir sejak saya menjabat sudah banyak ungkap kasus yang dilakukan baik Judi dan Narkoba, proses penanganan juga kita lakukan secara berproses dari preemtif, preventif hingga represif", ujar Kapolres.

Pdt Mestika Nusantara Ginting, S. Th. M.Psi, selaku Kabid Diakonia Moderamen GBKP,  mempertanyakan peran Kepolisian khususnya Polres Tanah Karo dengan komitmennya dalam pemberantasan penyakit masyarakat yang ada di Karo.

Ia juga menjelaskan, komitmen dan keseriusan tokoh agama, dalam hal ini Moderamen GBKP dalam penanganan pekat, apabila ada pengurus Gereja terlibat pekat, pengurus akan langsung memberikan tindakan, tandasnya.

Beliau juga mengatakan kepada Kapolres, diketahui bersama saat ini banyak aduan masyarakat terkait maraknya pekat narkoba dan judi, di wilayah Kabupaten Karo.

"Tentu ini merupakan masalah yang serius bagi masyarakat Karo. Sejauh mana sih komitmen Polres Tanah Karo dalam penanganan pekat ini", tanya Pdt.Mestika.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Wahyudi, mengatakan, bahwa penanganan pekat ini juga merupakan atensi Bapak Kapolda Sumut, yang saat ini sedang gencar dilaksanakan jajaran. Dapat dilihat dari data pemberantasan pekat Polres Tanah Karo dalam 3 pekan terakhir, cukup banyak kasus pekat berhasil diungkap.

"Ada berapa Laporan dan pengungkapan kasus narkoba dan judi, dan juga yang sudah tahapan p21 kita limpahkan ke jpu,” jelas Kapolres.

Disamping penindakan represif, Polres Tanah Karo, tambah Kapolres, juga telah melaksanakan upaya upaya preemtif dan preventif dengan menjalin kerja sama kemitraan kamtibmas melibatkan tokoh tokoh baik agama, adat, masyarakat dan pemuda, tentunya untuk bersama sama memberantas pekat ini. Sebagai wujud aplikasi penanganan area publik yang aman dan nyaman serta narkotika adalah musuh bersama. 

"Pengungkapan yang telah kami lakukan tersebut, tentunya juga tidak terlepas juga dari peran serta masyarakat dan tokoh agama dalam mendukung kami", ungkap Kapolres.

Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, namun tidak menyurutkan semangat kami di polres utk terus Berbuat baik demi kenyamananan masyarakat karo, dan juga tentunya kami  mengharapkan bantuan dan dukungan dari masyarakat, khususnya tokoh tokoh agama, adat dan masyarakat, dalam pemberantasan pekat.

Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk dapat berperan aktif dalam pemeliharaan kamtibmas, dengan cara melalui layanan 110 call center, "Apabila ada mengetahui pekat, segera laporkan kepada kami, kami pastikan akan memberikan pelayanan terbaik,", pesan Kapolres.

"Ayo bersama kita saling bergandeng tangan dan saling membantu dalam memberantas pekat, untuk menjadikan Tanah Karo menjadi, Tanah Karo Simalem,"Pungkas Kapolres.

Acara Podcast Moderamen GBKP, dipandu moderator Wahyudi Mangara Merap Tarigan, dan acara juga diselingi dengan lagu pujian oleh Netania Priscila Neguita Br Ginting secara live.(wan/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size