Skip to main content

Gelar Deklarasi, AMSI Bengkulu Bertekad Dorong Profesionalisme Media Siber

Bengkulu, TuntasOnline.id - Deklarasi dan Konferensi Wilayah 1 Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Bengkulu dengan tema "Hoax, AI, dan Profesionalisme Media Siber Jelang Pemilu 2024" diadakan pada Rabu (10/03/2023).

Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya hoax, menggali potensi kecerdasan buatan (AI) dalam media siber, serta mengupayakan profesionalisme dalam dunia jurnalistik siber menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Deklarasi, Betty Herlina, menekankan pentingnya meningkatkan kualitas konten di dalam media siber.

Ia mengajak para peserta untuk membangun media siber yang sehat di Bengkulu dan menjadikan ekosistem dunia digital sebagai lingkungan yang sehat untuk berbisnis.

Betty berharap melalui deklarasi ini, anggota AMSI di wilayah Bengkulu dapat saling bersinergi dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam memajukan media siber di Indonesia.

Turut hadir sebagai pembicara dalam acara ini, Ahmad Kanedi, anggota DPR RI. Ahmad Kanedi mengungkapkan harapannya bahwa media-media yang sudah tergabung di AMSI harus menjadi yang terbaik dan semakin kompak.

"Peran penting media siber dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. Dalam era digitalisasi yang semakin pesat, media siber memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi penjaga kebenaran dan meminimalisir penyebaran berita hoaks yang dapat mengganggu stabilitas sosial,"ucap Bang Ken.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mesrsyah, hadir sebagai pembuka acara deklarasi tersebut. Dalam pidatonya, Rohidin Mesrsyah mengatakan bahwa potret sebuah bangsa tergambarkan melalui media.

"Media merupakan lahan bisnis yang menjanjikan, namun juga menjadi hakim tanpa palu yang sangat mengerikan. Gubernur Bengkulu mendorong media siber untuk menjalankan tugasnya dengan integritas dan profesionalisme, serta menekankan perlunya adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam menghadapi tantangan di era digital saat ini,"tegas Rohidin.

Konferensi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan media siber, akademisi, praktisi hukum, dan pemangku kebijakan. 
Diskusi dan presentasi mengenai peran media siber dalam mencegah penyebaran berita hoaks, pemanfaatan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kualitas berita, serta pembahasan seputar profesionalisme dalam jurnalistik siber menjadi fokus utama acara ini.

Deklarasi dan Konferensi Wilayah 1 AMSI Bengkulu berjalan sukses dan meninggalkan kesan mendalam bagi peserta.(16)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size