Penjajakan Kerjasama, Komisi A DPRD Karo Kunker ke Politekpar Medan
KARO, TuntasOnline.Com -
Komisi A DPRD Karo melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka penjajakan kerjasama dengan Politeknik Parawisata Medan jalan Rumah Sakit Haji no 12, Medan (03/06/2020) pukul 10.00.
Ketua komisi A DPRD Karo Inolia Ginting mengutarakan perlunya kerjasama peningkatan pengelolaan Parawisata Kabupaten Karo. Disamping sektor Pertanian, sektor parawisata juga bagus.
Baca Juga : Berjalan Khidmat, Berikut Jajaran Polres Seluma yang Dimutasi
Kabupaten Karo mempunyai Potensi destinasi Parawisata yang cukup indah karena alami, tapi tentunya harus dikelola dengan baik, Pungkas Inolia.
Sementara disaat yang bersamaan, wakil ketua komisi A Onasis Sitepu menambahkan permasalah parawisata di kabupaten karo yaitu: kunjungan wisata mengalami penurunan terutama turis mancanegara belum optimal, SDM pelaku wisata, pendampingan even secara berkelanjutan, belum ada pembangunan parawisata berbasis lingkungan, ekonomi Kreatif, atraksi, aksesbilitas dan akselerasinya,"Tambahnya.
Direktur Politekpar Medan Dr.Anwari Masatip,S.SOS MMPar berkomitmen untuk mendukung pembangunan destinasi super Prioritas Danau Toba melalui realisasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kawasan destinasi prioritas ini terdiri dari 8 kabupaten yang masing-masing memiliki keunikan. sayangnya kabupaten Karo kurang antusias menyambutnya.
Untuk itu, melalui Komisi A DPRD Karo, kami berharap kiranya kerjasama selama ini dapat di lanjutkan sesuai dengan Tridharma perguruan tinggi. Poltekpar Medan tidak bisa menjalankan tugas dengan baik bila tidak didukung oleh stakeholder pariwisata lainnya termasuk di dalamnya dinas pariwisata terkait,"Jelasnya.
Lanjut Direktur mengatakan, “Dukungan institusi pendidikan pariwisata merupakan hal yang penting saat ini, mengingat Danau Toba merupakan kawasan super prioritas pengembangan pariwisatanya,” kata Anwari Masatip Direktur Politeknik Pariwisata Medan.
“Dukungan yang sudah kita realisasikan saat ini adalah dengan memfokuskan pengabdian masyarakat dan penelitian ke kabupaten terkait serta memberikan bantuan belajar untuk para putra putri daerah. Kita juga melakukan pendampingan pengembangan desa wisata,”Ujarnya.
"Kawasan destinasi prioritas ini terdiri dari 8 kabupaten yang masing-masing memiliki keunikan. Sayangnya kabupaten Karo kurang antusias dalam kerjasama ini," pungkas Direktur.
Baca Juga : Karutan Kelas I Tanjung Gusta Medan Bantah Ada Pungli Kepada Napi
Akhir dari pertemuan komisi A DPRD Karo memberikan vandel dan Uis beka buluh Karo sebagai cendera mata kepada Direktur.(RT/TO)
- 41 views
Facebook comments