BBPJN II Medan Akan Maksimalkan Pengerjaan Jalan Kabanjahe-Simpang Ujung Aji
KARO, Tuntasonline.com - Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan, Selamet Rasydi Simanjuntak melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Aidil, menanggapi pemberitaan harian andalas terkait pengerjaan proyek pelebaran ruas jalan nasional Kabanjahe–Simpang Ujung Aji Berastagi, mengaku akan memaksimalkan pengawasan untuk mencegah penyimpangan di lapangan.
Aidil menjelaskan bahwa nilai kontrak proyek peningkatan pelebaran jalan senilai Rp13.785.037.000 dikerjakan kontraktor pelaksana PT Morganda.
Baca Juga : Pemdes Sido Makmur Salurkan BLT-DD Tahap III
“Pekerjaan selama 210 hari kalender dengan waktu pemeliharaan 385 hari kalender,” kata Aidil kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Rabu (15/07/2020).
“Saat ini sudah mulai pengerjaan lapis pondasi (Asphalt Concrete-Base Course, AC-Base). Aspal AC Base merupakan lapis pondasi campuran aspal panas yang pertama,”kata Aidil seraya minta Pers ikut berperan mengawal proyek tersebut sehingga kelak dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai spek proyek yang telah ditentukan.
Menyinggung penanganan langganan banjir/genangan air di badan jalan terjadi akibat hujan lebat pada di Desa Raya Kecamatan Berastagi atau tepatnya di Kilometer 67+200 sd km 67+600, depan Hotel Suit Pakkar, Aidil memaparkan bahwa ada ketinggian air mencapai 30 cm. "Hal itu kita saksikan langsung saat hujan deras beberapa waktu lalu," ujarnya.
Pihaknya bersama bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi, Kepala Dinas PUPR Karo Edward Pontianus Sinulingga dan Kabid Bina Marga Hendra Mitcon Purba, telah melakukan evaluasi dan meninjau ke lapangan.
Setelah beberapa kali melihat ke lapangan, maka diputuskan menurunkan dan memperlebar saluran drainase oleh BBPJN bekerja sama dengan Pemkab Karo. “Saluran akan diperdalam dan diperlebar, namun masih terdapat penyempitan di banyak tempat akibat adanya jalan akses dari perkerasan jalan nasional ke pemukiman/jalan masuk ke gang pemukiman penduduk dengan gorong-gorong berdiameter relatif kecil,” ungkap Aidil.
Ketika disinggung kapan hal itu dikerjakan, mengingat sudah lama menjadi sorotan masyarakat dan Pemkab Karo menjadi sasaran sorotan publik, Aidil mengaku, minggu depan bulan ini melalui paket proyek pelebaran jalan menambah lajur. "Pekerjaan saluran ini akan dikerjakan dengan menambah dimensi dan kedalaman, sehingga diharapkan lokasi yang tergenang akibar air hujan tidak terjadi lagi. Minggu depan ini sudah kita mulai penggalian/pengorekan parit jalan," tandasnya.
Aidil menambahkan, konkritnya untuk pekerjaan mengatasi banjir atau genangan air setiap hujan di km 67+200 sd km 67+600 ini, Pemkab Karo mensterilkan dilapangan, mengingat masalah lahan dan bangunan milik warga yang kemungkinan kena dampak untuk pembuatan drainase/parit jalan. "Sangat kita harapkan warga bisa mendukung pekerjaan ini untuk mengatasi persoalan banjir yang sudah menahun di keluhkan dan menjadi sorotan masyarakat," tandas Aidil.
Terpisah, Bupati Karo Terkelin Brahmana ketika dikonfirmasi, Rabu petang, di tengah kesibukannya menangani wabah Pandemi Covid 19, dan rapat di DPRD Karo, mengapresiasi Kepala BBPJN II Medan Selamet Rasydi Simanjuntak maupun Pejabat Pembuat Komitmen Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Provinsi Sumatera Utara yang merespon keluhan yang sudah lama dialami warganya di desa Raya Jalan Nasional Kabanjahe-Berastagi.
Baca Juga : Kapolres Karimun Raih Penghargaan Polisi Sahabat Anak dari Kak Seto
"Jauh-jauh hari kita sudah sepakati dengan Kepala BBPJN II Medan Selamet Rasydi Simanjuntak untuk pembuatan crossing, satu atau dua titik dengan cara membuka di badan jalan antara parit satu dengan yang lain sebagai solusi permanen agar volume air yang kerap melebihi atau meluber ke permukaan badan jalan akan melewati crossing ke parit satu lagi yang selama ini tidak berfungsi," kata Terkelin Brahmana.
“Karena Jalan Letjen Djamin Ginting ini (Medan – Kabupaten Karo) merupakan pintu gerbang bagian utara Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba dan juga merupakan bagian Mebidangro, pihak BBPJN II Medan sudah meninjau beberapa kali ke lapangan dan secepatnya langsung action untuk dikerjakan, informasinya memang benar Minggu depan sudah mulai dikerjakan,” ujar bupati Karo.(RT/TO)
- 391 views
Facebook comments