Skip to main content
Tahun Baru Islam Gubernur Rohidin dan KKT Jalin Silaturrahmi

Tahun Baru Islam, Gubernur Rohidin dan KKT Jalin Silaturrahmi

Bengkulu, Tuntasonline.com - Tahun Baru Islam 1442 H kali ini dipastikan tidak ada perayaan festival tabut yang biasanya digelar 1-10 Muharam. Hal tersebut ditegaskan Gubernur Rohidin Mersyah usai bersilaturahmi  antara jajaran pemerintah provinsi Bengkulu  dengan  Kerukunan Keluarga tabut  di Balai Raya Semarak, Rabu malam (19/8/2020).

Baca Juga :  Ops Aman Nusa Pencegahan Covid-19, Polda Bengkulu Patroli di Pusat Keramaian 

Pada kesempatan ini Gubernur Rohidin mengingatkan kepada jajaran pemerintah Provinsi Bengkulu "Untuk berkomitmen memberikan dukungan yang serius dan terencana pada festival yang masuk Calender Of Event kementerian Pariwisata ini diwaktu mendatang,  agar budaya tabut tetap lestari dan dikenal hingga manca negara," pesannya.

Saiful Efendi sebai Koordinator kegiatan Tabut mengatakan, pada tahun ini tabut dilaksanakan sedikit berbeda dari tahun- tahun sebelumnya dikarenakan pandemi Covid-19. Tahun ini hanya upacara tradisional yang dilakukan. Upacara tradisional ini dilakukan turun-temurun oleh keluarga kerukunan Tabut.

"Pada kondisi pandemi COVID-19, kita hanya melaksanakan ritualnya saja. jadi suka cita kita mengambil tanah Tabut kembali dilakukan di TPU Karabela, makam Syeih Burhanuddin," kata Saiful.

Saiful juga mengatakan, biasanya perayaan tabut dilaksanakan pengembalian tanah dan pembuangan tanah. Dikerenkan Covid-19 keluarga kerukunan tabut hanya melakukan ziarah saja ke kuburan Syech Burhanuddin.
 
"Biasanya hanya ritual pembuangan atau pengembalian Tanah Tabut saja yang dilakukan di kuburan Syeh Burhanuddin," kata Saiful.

Berbeda dari sebelumnya, terlihat para keluarga Tabut melakukan ritual doa yang sederhana dan terbatas dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19. Dan acara tetap dilaksanakan dari 1-10 Muharram.

"Upacara ini tetap dilaksanakan dari 1 sampai 10 Muharram nanti," katanya.

Dijelaskan Ketua Harian KKT Junaidi Zul, di massa Pandemi Covid-19 semua kegiatan yang berpotensi mengumpulkan masa seperti rangkaian festival dan bazar ditiadakan.  

Sementara untuk ritual tabut lanjutnya,  akan diawali dengan mendoa yang dilakukan beberapa orang,  kemudian tanggal 4 atau 5 Muharam dilakukan ritual cuci penja di rumah masing-masing dan kemudian akan ditutup dengan ziarah  ke makam karbala pada tanggal 10 Muharam  dengan jumlah orang terbatas.  

Baca Juga :  Pabrik Kertas PT De Hong Dilalap Si Jago Merah

"Kami keluarga besar KKT tetap mengedepankan kepentingan dan keselamatan orang banyak" ujarnya. (P3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size