Skip to main content
Crew Film Jandi La Surong Gelar Aksi Demo

Crew Film Jandi La Surong Gelar Aksi Demo

Karo, TuntasOnline.Com - Tidak adanya kejelasan terhadap Seniman dan Crew film yang berjudul "Jandi la Surong" yang di sutradarai oleh Ori Semloko, kembali menggelar aksi demo yang ke 3 (tiga) kalinya, didepan kantor Bupati Karo dan selanjutnya berjalan kaki menuju rumah dinas Bupati Karo dikawal ketat oleh Satpol PP dan Polres Tanah Karo, Senin (28/12).

Di rumah Dinas Bupati Karo, para Pelaku Seniman dan Crew film Jandi la Surong diajak Bupati Karo Terkelin Brahmana berdialog yang turut dihadiri oleh Kadispora (Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga) Kabupaten Karo Robert Billy Peranginangin untuk memediasi kedua belah pihak antara Seniman dan Kadispora untuk mencari solusi. 

Dalam dialog tersebut, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan, "ini semua bisa diselesaikan dengan menjunjung tinggi kearifan lokal, semua ada solusinya mari kita sikapi dengan kepala dingin, semua masalah pasti ada solusinya. Berhubung hari ini ada agenda kerja yang harus saya hadiri, jadi saya harapkan kepada pak Robert Billy Peranginangin selaku penanggung jawab film mencarikan solusi agar Maslah tersebut tidak berlarut larut,'' pungkasnya singkat.

Mengingat dalam dialog tersebut tidak membuahkan hasil, peserta aksi demo beranjak menuju gedung DPRD Karo untuk melakukan Orasi di halaman Gedung DPRD Karo, agar tuntutan mereka dapat di tindak lanjuti anggota DPRD Karo.

Sekitar 1 (satu) Jam lamanya berorasi, perwakilan DPRD Karo mendatangi Para Seniman yang melakukan aksi demo dan mengajak berdiskusi ke ruang pertemuan di Gedung DPRD Karo. 

Kordinator lapangan (korlap)  aksi demo Jermeia Ginting (35) kepada wartawan mengatakan bahwa Kadispora sebagai penanggung jawab dalam film Jandi La Sirong, karena awalnya Kadispora menunjukkan logo Pemkab Karo dalam film tersebut. Untuk itulah pihaknya meminta penjelasan dan pertanggungjawabannya.

"Tadi saat berdialog kami lihat mereka tidak sanggup menyampaikan tanggung jawabnya, hingga kami melanjutkan aksi demo ke DPRD untuk menyampaikan keluh kesah kami kepada wakil rakyat," ujarnya.  

"Harapan kami kiranya DPRD Karo, dalam hal ini Komisi A untuk memfasilitasi tuntutan kami. Dan meminta untuk meng audit anggaran yang dikelola untuk film tersebut. Dimana sepanjang yang kami ketahui dana dari Pemkab tidak ada, namun karena memakai logo Pemkab lah sehingga kami ingin mempertanyakan kejelasannya," tegasnya.

Dalam dengar pendapat di ruang DPRD Karo, setelah Crew Film Jandi la Surong memaparkan maksut dan tujuannya kepada Anggota DPRD.

Anggota Komisi A DPRD  Edy Ulina ginting mengatakan, bahwa pada dasarnya komisi A DPRD Karo siap memfasilitasi tuntutan hak peserta aksi demo dengan Pemkab Karo.

"Artinya, kita tidak bisa memutuskan, namun kita akan panggil nanti pihak pihak terkait untuk duduk bersama dulu dengan pihak Pemkab, seperti Bupati Karo dan Kadispora. Artinya akan kita tindak lanjuti, namun mengingat waktu yang sempit di akhir tahun ini, kemungkinan kita akan memanggil pihak-pihak terkait setelah tahun baru nanti dan mohon teman teman peserta aksi demo bisa bersabar," tutup Edi Ulina yang diaminkan Inolia Br Ginting ini. 

Untuk diketahui film Jandi la Surong ini, sudah tayang di beberapa daerah, seperti Kota Medan, Batam, Bandung, Jogjakarta, Jakarta dan di tempat lainnya.  film tersebut cukup antusias diterima di tengah tengah masyarakat terlebih bagi etnis Karo di seluruh Dunia, namun sebagian besar dari para seniman dan Crew film Jandi la Surong ini tidak mendapatkan hak haknya sehingga menggelar aksi menyampaikan pendapat.

Pertemuan Seniman dan Crew film Jandi la Surong ini turut hadiri oleh, Ketua Komisi A  Inolia Br Ginting dan anggota Herty Delima Purba, Jani Sembiring, Dody Sinuhaji, Raja Mahesa Tarigan , Edi Ulina Ginting dan Purnama Sagala dan staf dari DPRD Karo.(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size