Gelar Konferensi Pers Timhum Helmi-Dedy Wujudkan Pilkada Damai, Ini 6 Poin !
Bengkulu, tuntasonline.com - Guna menekan pemberitaan hoax dan pemberitaan yang menyimpang terkait Paslon Walikota-Wawali Kota Bengkulu 2018 Helmi-Dedy, Tim Hukum (Timhum) Helmi-Dedy gelar Konferensi Pers di Eleven Cafe (22/01/2018) pukul 10:00 WIB.
Konferensi Pers ini dihadiri langsung Agustam Rachman dan Timhum selaku Advokat serta Awak Media se-Kota Bengkulu.
Pada Konferensi Pers ini Timhum Helmi-Dedi menyampaikan 6 Poin diantaranya :
- Agenda Kampanye mempunyai arti dan nilai penting dengan agenda ini masyarakat dapat mengenal dan mengetahui lebih jauh tentang Paslon Walikota-Wawali 2018.
- Mengingatkan agar setiap pasangan calon, timses maupun simpatisan dapat memanfaatkan momentum kampanye dan pilwakot ini dengan baik, jangan biarkan kesempatam baik ini hilang karena kita saling hujat, saling membenci, saling mencari-cari kesalahan dan saling lapor.
- Mari kita lakukan kompetisi ini dengan sehat, damai, memberikan edukasi politik kepada pemilih agar pemilih memilih pasangan calon didasari visi, misi, ide, gagasan dan program yang ditawarkan pasangan calon.
- Kesuksesan Pemilihan Walikota-Wawali ini merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, dan Plt Gubernur Bengkulu harus menyejukan suasana dan menjaga kondusif serta netralitas. Tidak menguntungkan dan merugikan Pasangan Walikota-Wawali.
- Pj Walikota Bengkulu berperan sebagai fasilitator penyelenggaraan pemilihan dan menghantarkan masa transisi kepemerintahan. Selain menjaga ketentraman dan ketertiban dalam masyarakat, tugas dan wewenang pelaksana tugas lainnya menjaga netralitas PNS sebagaimana yang dimaksud dalam ketentuan Pasal 9 ayat (1) huruf c Permendagri Nomor 74 tahun 2016.
- Kami juga menghimbau kepada elemen masyarakat sipil, semisal ORMAS, OKP, ORNOP atau sejenesinya untuk tidak terjebak dalam politik praktis karena hal tersebut menurunkan citra, kredibilitas dan integritas serta berdampak pada tingkat kepercayaan masyarakat atas lembaga tersebut.
Dalam penuturannya Agustam Rachman menjelaskan bahwasannya momen Pilwakot ini jadikanlah momen untuk memberikan edukasi dan bukan momen saling hujat "Kami meminta kepada Paslon umumnya untuk menjadikan momen Pilwakot ini sebagai momen edukasi kepada masyarakat agar terciptanya kemajuan dan bukan menjadikan momen ini sebagai momen saling hujat" tutur Agustam. (Cw1)
- 74 views
Facebook comments