Skip to main content
Korban Yuli Setiawati Guru IPA SMPN 21

Kondisi Memburuk, Yuli Setiawati Dirawat di Rumah Sakit

Bengkulu, tuntasonline.com -  Pasca pemukulan yang dialami Yuli guru SMPN 21 oleh Kepala Sekolah SMPN 21, Supriyatno ternyata berdampak pada kesehatan Yuli (korban). Hal ini mengakibatkan Yuli harus dirawat inap di salah satu Rumah Sakit Bengkulu. 

Menurut suami Yuli, Muhammad Rozalli, Yuli terpaksa dirawat inap di Rumah Sakit dikarenakan Yuli mengeluh kepalanya sakit dan merasa mual-mual. "Hari Sabtu itu istri saya ngeluh kepalanya sakit dibagian mata yang kena bogem dan juga merasa mual pengen muntah akhirnya saya bawa periksa di poli mata di RS Umi. Tetapi setelah diperikasi oleh dokter mata, badannya mulai ngedrop dan diambil tindakan medis setelah itu dokter menyuruh untuk dirawat inap",  terang Rozalli. 

Yuli dirawat di Rumah Sakit selama 3 hari, yakni dari hari Sabtu (24/2) Sampai Senin (26/2). "Tadi malam (Senin, 26/2) kita sudah pulang dari RS mengingat kondisinya sudah agak mendingan dan sekarang istri saya perlu banyak istrirahat dirumah",  kata Rozalli pada tuntasonline.com . 

 Adanya pemberitaan bahwa Supriyatno (pelaku)  memarahi salah satu saksi yang melihat tindak pemukulan tersebut, Rozalli mengaku tidak mengetahui hal tersebut. 

Terakhir Rozalli menambahkan bahwa proses hukum akan terus dilanjutkan supaya oknum Kepala Sekolah tersebut menjadi jera dan tidak bertindak semena-mena terhadap orang lain terutama kepada wanita. "Ini juga untuk pembelajaran kepada orang lain bahwasanya untuk mengontrol emosi dalam mengambil tindakan", demikian Rozalli. (cw2)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size