Skip to main content

Gubsu Sambut Kunker Ketua dan Anggota Komisi II DPR RI

Sumatera Utara,TuntasOnline.id - Gubernur Sumatera Utara,Edy Rahmayadi, Inspektur Utama KPU Nanang Priyatna hadir pada Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI Reses Masa Persidangan V Tahun Sidang 2022-2023 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Senin (24/7/2023). 

Rombongan Komisi II yang dipimpin oleh Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia Tandjung membahas sekaligus melihat kesiapan Pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2024. 

Pada kesempatan ini, Ketua KPU Provinsi Sumatera Utara, Herdensi menjelaskan kesiapan KPU Sumatera Utara dalam pelaksanaan tahapan yang sedang berlangsung yakni Tahapan Verifikasi Administrasi Bakal Calon Legislatif, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, Penetapan DPT, dan Seleksi Anggota KPU Kabupaten/Kota. 

Hadir pada kegiatan ini Gubernur Provinsi Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Bawaslu, Kemendagri, Forkopimda, dan Ketua KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara. 

Persiapan Pemilu serentak tahun 2024, di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berjalan dengan baik. Hal ini diutarakan Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

Ini berkat koordinasi yang apik antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemolihan Umum (Bawaslu).

Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengungkapkan hal tersebut usai rapat dalam rangka kunjungan kerja ke Sumut, Senin (24/7) di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan.

Menurutnya, sejauh ini belum ada masalah yang berarti terkait persiapan Pemilu serentak tahun 2024. Dan hal ini sudah dijelaskan dan dilakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian, Kejaksaan dan juga sudah ditentukan jumlah TPS nya, jadi bisa dikatakan, so far on the track," kata Ahmad Doli Kurnia Tanjung, yang datang bersama beberapa anggota Komisi II DPR RI.

Dia menekankan, saat ini persiapan hanya perlu diintensifkan selama enam bulan ke depan, agar persiapan benar-benar matang. Terutama soal koordinasi antara KPU, Bawaslu dari tingkat daerah ke pusat, ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menegaskan Pemilu akan mempengaruhi tata kelola pemerintah lima tahun ke depan, oleh karena itu penyelenggaraanya sangat penting. "Ini pekerjaan besar, kalau cacat terganggu tata kelola pemerintahan dan bangsa ini,"pungkas gubsu.(wan/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size