Skip to main content

Dinas Luar, Kepala DP2KBP3A Masih Bungkam Soal Realisasi Anggaran yang Menuai Sorotan

Lampung Barat, TuntasOnline.id - Terkait pemberitaan sebelumnya mengenai realisasi anggaran beberapa pekerjaan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Danang Hari Suseno belum menyampaikan hak jawabnya kepada media dan terkesan enggan berkomentar.

Namun ada salah satu staffnya menghubungi TuntasOnline.id, dalam penyampaiannya salah satu stafnya mengatakan bahwasannya Kepala DP2KBP3A Lampung Barat tengah Dinas Luar ke Bandar Lampung.

"Bapak Kadis tadi nelpon saya karena dia ada kegiatan mendadak dinas luar ke bandar Lampung ada rapat. Kata bapak sampaikan kepada beliau yang sebenarnya dan kondisi kita saat ini. Saya juga bilang lebih baik ditemuin aja pak," ujar Staff melalui Penggilan Suara WhatsApp.

"Sekarang memang susah kami berhubungan komunikasi karna beliau tidak ada hp sementara pakai hp istri kadang anaknya karna memang banyak oknum rekan-rekan media yang nelpon tidak bisa dihubungi karna hpnya rusak  bahkan banyak yang pengen bertemu dengan beliau," jelasnya lagi.

Lebih lanjut wartawan Tuntasonline.id mendapat informasi di lapangan bahwa adanya kegiatan DP2KBP3A yang kuat dugaan syarat dengan penyimpangan Yang Terindikasi KKN diantaranya poin-Poin sebagai berikut :

(1)Pendayagunaan tenaga penyuluh KB/petugas lapangan KB(PKB/PLKB)Belanja perjalanan dinas paket mwting dalam kota (RP.505.600.000) Lima ratus lima juta enak ratus ribu

(2)Pelaksanaan dan pengelolaan program KKBPK di kampung KB (44 Kampung KB)belanja perjalanan dinas paket meting dalam kota(RP.686.500.000)Enam ratus delapan puluh enam juta lima ratus ribu

(3)Pelaksanaan Advokasi,komunikasi,informasi,dan edukasi(KIE)pengendalian penduduk & KB sesuai kearifan budaya lokal(RP,1.227.249.900)satu milyar duratus duapuluh tujuh juta dua ratus empat puluh sembilan ribu sembilan ratus rupiah


(4)realisasi anggaran kegiatan pendistribusian alat dan obat kontrasepsi dan sarana penunjang pelayanan KB fasilitas kesehatan termasuk jaringan dan jejaringnya senilai Rp.681.850.500 (enam milyar delapan puluh satu juta lima puluh ribu lima ratus rupiah) 

(5) jumlah unit kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga (BKB, BKR ,BKL, PPPKS, dan Pik R) senilai Rp.1.754.862.500 (satu milyar tujuh ratus lima puluh empat juta delapan ratus enam puluh dua ribu lima ratus).

Ditambah lagi, informasi yang didapat adanya pengadaan seragam Kaos dengan anggaran 100 juta rupiah akan tetapi tidak sesuai dengan kualitas dan kuantitas terlebih lagi setiap tahunnya dianggarkan saat kita meminta sample kaosnya mereka berdalih kaos sudah habis padahal ada oknum pegawai kantor itu sendiri yang mengatakan masih sisa banyak.

Ketua DPC Forkowap Lampung Barat Bung Iwan mengatakan hal tersebut sangat miris selaku  pejabat eselon II sampai tidak bisa dihubungi atau Gonta-ganti nomor ditambah lagi jarang ada di kantor.

"Terkait realisasi anggaran akan kita gali dari tahun 2023 kemungkinan adanya dugaan memanipulasi data di lapangan terlebih anggaran yang dihabiskan sampai milyaran rupiah dan habis buat perjalanan dinas dan lain-lain, dan saya juga berharap kepada BPK, dan APH Untuk turun kelapangan menanyakan langsung terkait kegiatan yang mereka realisasikan tidak hanya terima data jadi besar kemungkinan bisa saja terjadi manipulasi dalam melakukan laporan pertanggung jawaban keuangan (SPJ)," tutupnya.(WR)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size