Wawali Buka Rakorda Penguatan Pendidikan Karakter dan Pancasila
Kota Bengkulu, TuntasOnline.Com, - Dinas Pendidikan Kota Bengkulu dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengadakan Rapat Koordinasi Daerah dengan Kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter dan Pendidikan Pancasila di Satuan Pendidikan Formal, Tepatnya di Hotel Grage Bengkulu, pada hari Kamis (10/10/2019).
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan se-Provinsi Bengkulu, Asisten Deputi Urusan Pendidikan Dasar, PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kemenko Kesra, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seluma dan Kabupaten Benteng.
Dalam hal ini nilai-nilai Pancasila perlu diperkuat melalui mekanisme pendekatan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) agar berkembang secara komprehensif, karena itu penguatan nilai – nilai Pancasila harus diimplementasikan melalui pendidikan karakter.
Asisten Deputi Urusan Pendidikan Dasar, PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kemenko Kesra, Femmy Eka Kartika Putri menyampaikan, penguatan karakter merupakan amanat Presiden kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sesuai nawacita yang harus segera diimplementasikan.
“PPK merupakan pintu masuk untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap pendidikan kita,” kata Femmy.
"kondisi pendidikan di Indonesia saat ini memang masih sangat jauh dari harapan. Output yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan di Indonesia pada umumnya masih seringkali mengutamakan pentingnya sebuah prestasi akademik berupa pengetahuan (kognitif). Oleh karena itu karakter peserta didik dalam pendidikan saat ini masih dianak tirikan,” ujar Femmy.
Sementara itu, Wakil Walikota Dedy Wahyudi mengatakan, salah satu faktor yang akan membuat yakin dengan Implentasi PPK yaitu untuk menghadapi persaingan di masa depan anak-anak Indonesia.
"Anak-anak Indonesia harus memiliki keterampilan abad ke-21 yaitu memiliki kemampuan berpikir kritis, analitis, kreatif dan inovatif, kolaboratif, serta komunikatif. Itu semua harus menjadi bagian dari PPK, dan tentu konten utamanya adalah nilai-nilai Pancasila,” tutur Dedy.
Demi menjawab tuntutan tersebut, "Saya ingin guru menjadi faktor kunci keberhasilan pendidikan formal sehingga peningkatan profesionalisme dan kapasitas guru menjadi mutlak. Saya ingin mengembalikan jati diri guru melalui PPK untuk membangun Karakter, seorang guru harus melekat dengan anak didiknya,” tutup Dedy.(Cw4)
- 48 views
Facebook comments