Skip to main content
Potret Kemiskinan di Batubara Pemulung Terpaksa Bawa Kedua Anaknya Naiki Angkong

Potret Kemiskinan di Batubara, Pemulung Terpaksa Bawa Kedua Anaknya Naiki Angkong

BATUBARA, Tuntasonline.com - Kisah pilu dialami keluarga Ridwan Sinaga (52) dan Mastiri Dewi Halolo (53) warga Dusun I, Desa Empat Negeri, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batubara.

Demi bisa bertahan hidup ditengah sulitnya ekonomi,  pasangan suami istri itu rela membawa kedua anaknya yang masih kecil sambil berjalan kaki mengumpuli barang bekas (botot) menggunakan angkong.

Terlihat, kedua anaknya berada didalam angkong yang sudah dimodifikasi seperti gerobak menggunakan goni plastik.

Saat ditemui, Kamis (18/11/2021) keduanya mengaku pekerjaan mengumpulkan barang bekas (pemulung) untuk bertahan hidup dengan hasil Rp.30 per hari.

Pasutri itu terpaksa membawa kedua anaknya berkeliling untuk mencari barang bekas karena tidak ada yang menjaganya dirumah.

"Kalau nggk dibawa, mereka nggk ada yang jaga dirumah, jadi terpaksa harus dibawa keliling ke Desa-deda untuk mencari botot, perhari terkadang mendapat Rp 30 ribu", ujar Mastri Dewi Halolo.

Ucok (51) salah seorang tetangga, Kamis (18/11) mengatakan, kehidupan kedua pasangan suami istri tersebut memang sangat memprihatinkan, mereka tinggal dirumah yang tidak layak huni, dan pantas untuk dibantu, ujarnya.(Zfn/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size