Wabup Mad Hasnurin Apresiasi Peran Muslimat NU
Lampung Barat, TuntasOnline.id — Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang Muslimat NU Lampung Barat masa bakti 2025–2030 yang dirangkaikan dengan peringatan Harlah Muslimat NU ke-80 tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Lamban Gedung Pancasila, Komplek Perkantoran Pemkab Lampung Barat, Minggu (19/4/2026).
Acara ini turut dihadiri Sekda Lampung Barat, jajaran organisasi wanita seperti GOW dan DWP, perwakilan Polres dan Kodim 0422/LB, Ketua PCNU Lampung Barat, serta berbagai organisasi keagamaan seperti Ansor, IPPNU, Muhammadiyah, dan Aisyiyah.
Dalam momentum tersebut, kepengurusan baru Muslimat NU Lampung Barat resmi dilantik berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Nomor 024/SK/A/PPMNU/VIII/2025.
Syahyana dipercaya sebagai Ketua, didampingi jajaran wakil ketua, sekretaris, hingga bendahara yang siap mengemban amanah hingga tahun 2030.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mad Hasnurin menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi ladang pengabdian yang penuh nilai kemuliaan.
“Muslimat NU telah terbukti menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, sekaligus menjaga tradisi ke-NU-an yang moderat, toleran, seimbang, dan adil,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, peran Muslimat NU menjadi semakin strategis, terutama dalam membangun ketahanan keluarga, memperkuat pendidikan akhlak generasi muda, serta menjaga harmoni sosial di masyarakat.
Momentum Harlah ke-80 Muslimat NU juga disebutnya bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi perjalanan panjang organisasi dalam berkontribusi bagi umat, bangsa, dan negara.
“Delapan puluh tahun adalah bukti nyata bahwa Muslimat NU konsisten hadir dalam bidang pendidikan, sosial, dakwah, hingga pemberdayaan perempuan,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat membuka ruang kolaborasi luas dengan Muslimat NU sebagai mitra strategis.
Hal ini sejalan dengan program pembangunan daerah 2025–2030, mulai dari penguatan sektor pertanian, peningkatan kualitas SDM, pengembangan UMKM, hingga penguatan nilai religius dan budaya lokal.
Wabup juga berharap Muslimat NU dapat berperan aktif dalam berbagai sektor, seperti pendidikan karakter berbasis akhlak, pemberdayaan ekonomi perempuan melalui UMKM, hingga edukasi kesehatan masyarakat termasuk pencegahan stunting.
“Dengan jaringan yang kuat hingga akar rumput, Muslimat NU memiliki posisi strategis untuk menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat,” tutupnya.(WN).
- 13 views
Facebook comments