Kerja Sama dengan PT Pelindo, TUKS H Suwardi Ditingkatkan ke Termum
Nunukan, TuntasOnline.id - Terminal Untuk Kepentingan Sendiri atau (TUKS) H Suwardi tingkatkan menjadi Terminal Umum (Termum) untuk kepentingan Masyarakat kabupaten Nunukan.
H Suwardi mengatakan, dalam tahapan perencanaan pembangunan Terminal yang sedang berjalan, untuk Kepentingan Sendiri,yang berada di kecamatan sebatik Liang Bunyu Kabupaten Nunukan, bahwa pengurusan PKPRL sudah selesai sekitar 60% baik proteksi darat dari pemerintah daerah BPN, BKPN, tinggal UKPL , itu sudah di bahas yang ke tiga kalinya, hanya tinggal menunggu penanda tanganan, ternyata diambil alih kepusat dengan provinsi. Kemudian dialihkan kesana untuk proses kelanjutannya.
"Untuk proses perizinannya, cuma masih dalam tahap pembenahan, seperti UKN, dan UPL nya. Apabila keluar, akan dilakukan menuju proses pembangunan.
Sistem proses pembangunan, sudah tentu sama dengan dermaga yang sudah ada di tanjung batu Nunukan yang sudah di fungsikan selama ini. Namun ada perbedaan sedikit antara tanjung batu multi fungsinya besar dan liang Bunyu, multi fungsinya agak kecil," ucapnya.
"Alhamdulillah multifungsinya Terminal yang berada di daerah tanjung batu Nunukan, merupakan fungsional Terminalnya Untuk Kepentingan Sendiri atau TUKS. Namun demikian bahwa ada dugaan yang mengatakan menyalahi aturan, mengenai aktivitas kegiatan kami, melihat demi hajat orang banyak, maka turunlah kopinda untuk memberikan masa waktu enam (6) bulan, agar bisa melayani Umum kemudian, di urus dan di tingkatkan dari TUKS menjadi Terminal Umum atau TERMUM," sambungnya.
Dengan jangka waktu yang diberikan ke kami sangat sedikit, dari TUKS ke TERMUM agak rumit, maka dirinya memilih jalan pintas, dengan bekerjasama langsung dengan perusahaan PT. Pelindo dan pihaknya disambut baik dan terjadilah Gayung bersambut.
"Sistem yang kami lakukan, PT Pelindo yang melaksanakan Umumnya, saya yang melaksanakan TUKS-nya, mengingat perkembangan dan kebutuhan masyarakat umum lewat pelayan sesuai kebutuhan masyarakat kabupaten Nunukan pada umumnya," ujar H Suwardi.
(SRF)
- 128 views
Facebook comments