Apdesi Anggap Pemkab Karawang Kurang Berani Dalam Berakselerasi
Karawang, Tuntasonline.com - Dengan gelombang protes honor Perangkat Desa mendapat tanggapan dari Sekjen Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Karawang, Alek Sukardi. Dirinya menilai Pemerintah Kabupaten Karawang masih tertutup dan kurang berani dalam Meng-akselerasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2 Karawang yang mencapai 4,2 Tryliun Rupiah bagi kesejahteraan Perangkat Desa.
Hal tersebut dikatakannya, Alek Sukardi (01/03/18), selama ini ia menduga ada kejanggalan dalam pembagian hasil dari Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang saat ini hanya direalisasikan sebesar 75 persen, serta dana bantuan Gubernur untuk penghasilan Perangkat Desa.
Lebih lanjut ia mengatakan, Perangkat Desa merupakan pejabat tingkat paling bawah, namun secara kinerja langsung berhadapan dengan masyarakat. Ia mengakui selama ini honor Perangkat Desa yang bersumber dari beberapa sumber yaitu penghasilan tetap yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD).
"Selain itu, tambahan penghasilan yang bersumber dari Bantuan Gubernur (Ban-Gub) maupun dana bagi hasil Pajak, dalam perumusannya. Pemkab Karawang tidak terbuka dan tidak berani ber-akselerasi demi kesejhteraan Perangkat Desa. "Harusnya pemkab bisa ber-akselerasi, dan harus berani mengambil keputusan,"ujarnya.
APDESI mendesak pemkab Karawang agar dapat lebih tansparan dalam penggunaan APBD 2, dan dapat ber-akselerasi dalam penggunaan anggaran untuk kesejahteraan Perangkat Desa.
"Dalam hal ini Kepala Desa merupakan jantung bagi kesuksesan perencanaan Daerah, karena yang berhadapan langsung dengan masyarakat. "Jika Pemkab tidak mampu berakselerasi dalam mengatur administrasi, saya rasa honor Rp 3 juta ini gak layak bagi kades,"pungkasnya.(Sule)
- 38 views
Facebook comments