Skip to main content
Tampak Nelayan Tradisional tidak berani melaut

Nelayan Tradisional Pertanyakan Sikap Pemerintah

BENGKULU, TuntasOnline.com - Nelayan yang bermukim di sekitaran Pantai Malabero siaga dalam menjaga wilayah tangkapnya. Pasalnya, pada Sabtu (10/3/2018) pagi terdapat sekitar 19 kapal Trawl yang berusaha mendekati wilayah dari Nelayan Tradisional disekitaran Pantai Malabero.

Ketua Perwakilan Nelayan Pantai Malabero mengatakan bahwa tidak ada keributan apapun di kawasan Pantai Malabero, warga hanya siap siaga menjaga wilayahnya jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan.

Menurut laporan nelayan, banyak nelayan-nelayan tradisional yang dikejar-kejar oleh oknum Kapal Trawl dengan maksud yang tidak diketahui. Tidak jarang nelayan tradisional dikejar hingga ke pinggiran pulau oleh Kapal-kapal Trawl tersebut. "Nelayan kan banyak yang nelfon dari laut itu, kami dikejar sampai ke pinggir pulau," Ungkap Ujang Selaku Ketua Perwakilan Nelayan. Ujang mengungkapkan walaupun Kapal Trawl belum pernah melakukan tindakan fisik kepada nelayan tradisional, pengejaran tanpa alasan itu sangat mengganggu dan berbahaya bagi nelayan-nelayan tradisional yang notabene menggunakan perahu-perahu kecil.

Ujang sangat mempertanyakan maksud dari tindakan-tindakan Kapal Trawl yang selama ini dinilai mengancam keselamatan dari nelayan-nelayan tradisional. Beliau meminta Pemerintah untuk tegas dalam menyikapi permasalahan ini, karna Nelayan Tradisional sudah mengikuti hukum dan peraturan yang ada serta menaati peraturan hukum yang ada. "Kami tadi melaporkan langsung dan kalau dibiarkan terus seperti ini, sebenarnya ada apa dengan pemerintah," ujarnya.(CW4)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size