Polres Prabumulih Siaga Satu Pasca Bom Surabaya
Prabumulih,Tuntasonline.com - Imbas rentetan aksi pengemboman di Surabaya, peningkatan pengamanan dilakukan di seluruh Indonesia. Termasuk di jajaran Polres Prabumulih, yang sejak 11 Mei lalu telah menetapkan siaga satu.
Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH mengatakan, kewaspadaan sudah ditingkatkan dan pihaknya tidak ingin kecolongan terhadap aksi terorisme yang sekarang ini tengah menjadi sorotan semua pihak.
"Rumah ibadah seperti masjid dan gereja serta lainnya, pengamanannya lebih kita tingkatkan, sebagai bentuk kewaspadaan dan antisipasi terorisme agar tidak terjadi di wilayah hukum kita," jelas Tito ketika dikonfirmasi awak media Senin (15/5/2018).
Pengamanan di Markas Komando (mako), baik itu Polres, Polsek dan Pospol juga lebih ditingkatkan. Kata dia, deteksi dini antisipasi ancaman bahaya terorisme di wilayah hukum Polres Prabumulih juga lebih ditingkatkan. "Secara rutin, patroli petugas kita di gereja yang ada di kota ini dipantau melalui laporan anggota di lapangan. Memastikan situasi dan kondisi terus aman dan kondusif. Jika ada potensi ancaman, segera dilaporkan dan ditindaklanjuti," tandasnya.
Selain itu, kata dia, juga melakukan pemasangan spanduk melawan terorisme terus dilakukan di polsek-polsek. Di Mapolres dan Polsek serta pospol, kewaspadaan di jam-jam rawan juga lebih ditingkatkan. "Intinya jangan sampai lengah dan mudah-mudahan tidak kecolongan," bebernya.
Untuk Mapolres, pemeriksaan terhadap tamu yang datang diperketat. Segala potensi ancaman harus dideteksi dini. "Tinggalkan identitas, selain itu melakukan pemeriksaan terhadap tamu sehingga barang-barang terlarang bisa disita," tegasnya.
Ungkapnya, kordinasi dengan TNI apabila membutuhkan bantuan. Selain itu, patroli dialogis dan mengedepankan bhabinkamtimas bekerja sama dengan babinsa dan lurah untuk memberikan imbauan kepada masyarakat supaya tetap tenang. "Tetap tidak lengah terhadap segala sesuatu bentuk ancaman," pungkasnya.(Hermansyah)
- 79 views
Facebook comments