Skip to main content
Jonaidi, S.P

Minta Kejelasan, Grab Bike Sambangi DPRD Provinsi Bengkulu

Bengkulu, TuntasOnline.Com - Guna meminta kejelasan terkait izin beroperasi, Puluhan Rombongan Grab bike mendatangi Kantor DPRD Provinsi Bengkulu ada Rabu siang (15/08). Pada kesempatan ini, Grab Bike ini dipertemukan langsung dengan Ketua Komisi 3 DPRD Provinsi Bengkulu Jonaidi S.P

Saat dipertemukan dengan Jonaidi SP, Grab Bike tak menyianyiakan kesempatan guna menyampaikan keluhan dan meminta beberapa kejelasan dalam peraturan beroprasi, seperti mempercepat urusan perizinan/legal prusaahan untuk beroprasi, menentukan wilayah oprasi, dan membatasi Kuota Driver grab baik itu mobil/motor. 

Dalam penjelasannya, Jonaidi SP menjelaskan bahwa dirinya telah bertemu dengan pihak Grab Bike dan mengungkapkan bahwa Grab Bike meminta kejelasan terkait surat pernyataan yang dilayangkan Diskominfotik Provinsi Bengkulu. 

"Mereka telah dua hari ini menutup aplikasi Grab, namun mereka masih tetap beroprasi dengan tidak menggunakan atribut yang berbau Grab, mereka juga meminta kejelasan tentang surat pernyataan dari dinas Kominfo yang menyatakan Grab ditutup" ujarnya.

Beliau juga mengakui bahwa terlepas dari kontroversi, Grab Bike mempunyai manfaat tersendiri bagi masyarakat. 

"Grab ini sebenarnya bermanfaat bagi masyarakat banyak kelebihan yang dimiliki Grab tidak seperti angkot seperti Grebfood, Kenyamanan transportasi dan batas wilayah beroprasi yang bebas,  sehingga kita harus menunggu aturan yang jelas jika memang Grab ini akan diaktifkan lagi, karena pihak Perusahaan Grab masih berupayah mengurus izin beroprasi kepada pemerintah kota" pungkas Jonaidi S.P.

Dikatakan Ketua Salam Satu Aspal (SASPAL)  Delson Blankon, Grab Bike tetap melakukan aktifitas dan tidak menggunakan atribut guna menunggu kepastian dari Pemerintah. 

"Kami sekarang masih beraktifitas, tapi tidak menggunakan atribut grab, sebab kami masih menunggu kepastian dari pihak pemerintah. kami masih beroprasi namun, tidak beroprasi di wilayah ojek pangkalan atau angkot" ujarnya. (ReTra) 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size