Terkait Aksi Demo FHK2-I, Ini Tanggapan BKD Provinsi Bengkulu
Bengkulu, Tuntasonline.com - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu menganggapi aksi demo Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) di depan kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov).
Puluhan massa dari FHK2I meminta pemerintah, menunda tes CPNS umum, memprioritaskan K2 menjadi PNS tanpa tes dan tanpa batas usia, menolak P3k serta percepatan revisi UU ASN No 5 tahun 2014.
"Perwakilan mediasi didalam FHK2I ada 14 orang, kita terima dengan baik apa saja aspirasi dan tuntutan mereka. Intinya pihak Pemprov sangat mendukung apalagi banyak diantaranya sudah belasan tahun masih honorer, " jelasnya kepala BKD Provinsi Bengkulu, Diah Irianti pada Tuntasonline.com, Selasa (25/9).
Menurutnya, pihak Pemprov dan unsur yang terkait juga sama-sama berjuang untuk ikut andil memperjuangkan nasib para honorer tersebut. Bisa dibilang ada pengangkatan khusus sebab kalau untuk mengikuti persyaratan CPNS rata-rata sebagaian mereka tidak memenuhi kriteria persyaratan.
"Ya, apalagi honorer belasan tahun otomatis umur mereka sudah di atas 30 tahun. Jadi semua aspirasi kami tampung dan akan di perjuangkan untuk meninjau ulang UU ASN nomor 5 tahun 2014, polemik ini terjadi di Bengkulu saja tapi di provinsi lain juga sama," katanya.
Untuk diketahui, sebagaian besar banyaknya honorer di Bengkulu berprofesi sebagai guru sebanyak 1.300 - 1.500 lebih tersebar di seluruh Se-Kabupaten.
"Pada prinsipnya kebersamaan serta keberpihakan kami disini sangat-sangat mendukung memang sangat layak sampai saat ini pun mereka tetap bekerja. Walaupun dengan gaji di bawah UMR bahkan ada yang tidak digaji sama sekali, artinya saya turut bangga atas perjuangan dan keinginan mereka untuk mengabdi sebagai guru," demikian. (CW3)
- 203 views
Facebook comments