Proyek Revitalisasi SDN 18 Pangkatan Diduga Asal Jadi
Labuhanbatu, TuntasOnline.id - Proyek revitalisasi SDN 18 Pangkatan, Dusun Timbang Aek, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, dipertanyakan. Sejumlah material yang digunakan dalam pekerjaan tersebut diduga tidak memenuhi standar yang dipersyaratkan.
Pantauan di lokasi menunjukkan penggunaan material bangunan seperti besi, semen dan bahan lainnya yang diduga berkualitas rendah serta tidak menggunakan bahan berstandar SNI.
Salah seorang pekerja yang mengaku sebagai kepala tukang mengatakan, pekerjaan revitalisasi empat ruang kelas tersebut diborongkan oleh Kepala SDN 18 Pangkatan dengan nilai sekitar Rp30 juta.
"Pekerjaan ini diborongkan Kepsek sekitar 30 juta untuk 4 lokal," ungkapnya kepada awak media.
Selain persoalan material, pengawasan pekerjaan juga menjadi sorotan. Selama proses pengerjaan berlangsung, tidak terlihat pengawasan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu maupun Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).
Awak media kemudian mencoba meminta konfirmasi kepada Kepala SDN 18 Pangkatan melalui pesan singkat pada Jumat (2/10/2026). Namun, kepala sekolah menyampaikan tidak dapat ditemui karena sedang berada di luar dinas.
"Maaf pak saya tidak bisa ketemu hari ini, lain waktu kita atur waktunya, kalau ada rezeki berjodoh," jawabnya melalui pesan singkat.
Minimnya informasi terkait pelaksanaan pekerjaan tersebut menjadi perhatian karena anggaran revitalisasi bersumber dari pemerintah pusat.
Masyarakat berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu bersama Inspektorat dapat melakukan pengecekan ke lokasi, termasuk terhadap kualitas material dan volume pekerjaan, sehingga penggunaan anggaran dapat dipastikan sesuai ketentuan dan bangunan aman digunakan siswa.
- 22 views
Facebook comments