Medsosia Gali Potensi Mahasiswa Guna Tingkat Kesmas
Bengkulu, Tuntasonline.com - Kanker merupakan salah satu penyakit yang menghantui masyarakat. Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Bengkulu, dr Awal Prasetyo Sp THT-KL MKes mengatakan, pihaknya akan terus menggali potensi mahasiswa dapat berinovasi khususnya dalam aspek kanker dengan hubungannya dengan pemanfaatan herbal.
Hal tersebut tertuang dalam acara Medical Duty on Sequent and Official Symposium Rafflesia (Medsosia) di Hotel Santika Kota Bengkulu, Sabtu (19/10/2019). Dimana dalam pelaksanaannya diketuai oleh Henokh Doli Situngkir.
"Bagaimana potensi khususnya mahasiswa fakultas kedokteran nya di dalam menggali berbagai hal yang spesifik Bengkulu dalam hal ini yang kita akan memfokuskan adalah bukan kanker tetapi potensi-potensi daerah Bengkulu ini yang bisa dikembangkan sebagai bahan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Bengkulu khususnya," ungkap Awal Prasetyo.
Dekan FK UNIB ini juga menjelaskan tiga aspek dalam pergelaran symposium tersebut, diantara Mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan soft skill, yang meliputi mahasiswa harus berkarakter kearifan lokal Bengkulu. Serta mahasiswa diharapkan untuk dapat kompetensi keilmuan mereka.
"Mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini diminta untuk meningkatkan kompetensi dalam keilmuwan kedokteran khusus kali ini kita akan berbicara tentang aspek kanker dengan hubungannya dengan pemanfaatan herbal," pungkas Awal.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA mengatakan, Mahasiswa Kedokteran di Bengkulu tidak hanya fokus dalam keilmuwannya. Akan tetapi harus memahami kebutuhan masyarakat terkait kesehatan.
"Dokter itu saat in tidak bisa lagi berbicara masalah obat dan diagnosa saja, mereka harus mampu mengembangkan diri, sesuai kebutuhan masyarakat, seperti memberikan pelayanan berbasis digital dan lainnya," ucap Rohidin Mersyah.
Selain itu, Dokter juga harus selalu mendorong masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat dengan memakan-makanan yang bergizi dan seimbang serta rutin melakukan aktivitas fisik setiap hari. Serta menghindari gaya hidup yang tidak sehat, diantaranya menganjurkan masyarakat untuk tidak merokok dan minum-minuman berakohol.
"Sekarang penyakit sudah mengalami peralihan dan perubahan. Oleh sebab itu dokter harus bisa menghadapi hal tersebut salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu mendorong masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat," tambahnya.(Maris)
- 48 views
Facebook comments