Aktivitas Gunung Sinabung Makin Meningkat
Karo,Tuntasonline.com - Aktivitas gunung Sinabung makin meningkat sejak letusan pertama pada 2010 silam. Hari ini terjadi 3 kali erupsi Sinabung, Rabu (27/12).
Menurut keterangan dari Pengamat Gunung Aktif Sinabung Muhammad Nurul Astroli "Untuk hari ini terjadi 3 kali erupsi Gunung Sinabung dan 1 kali erupsi disertai guguran awan panas," dikatakannya.
Nurul menjelaskan, erupsi gunung sinabung pertama terjadi pada pukul 01.49 Wib dengan arah angin dan tinggi kolom tidak dapat diamati karena kabut.
Selanjutnya erupsi kedua terjadi pada 12.24 Wib dengan tinggi kolom 2800 meter dan arah angin menuju Tenggar-Timur.
Lalu disusul erupsi yang ketiga pada 15.36 Wib juga disertai dengan guguran awas panas, namun tinggi kolom dan arah angin tidak dapat diprediksi akibat tertutup kabut tebal.
"Erupsi yang terakhir tadi ini disertai dengan cucuran awan panas yang terbagi menjadi 2 jalur. Untuk jalur Selatan sejauh 4600 meter, dan jalur awan panas ke arah Tenggara-Timur sejauh 3500 meter," dijelaskannya.
Menurut pantauan media saat berada di salah satu desa dengan jarak pandang yang cukup dekat saat erupsi terjadi, erupsi sinabung disertai suara gemuruh berlangsung sangat cepat dengan hitungan hanya beberapa detik saja, namun abu dan cucuran awan panas yang menyebar secara perlahan membuat beberapa desa di Kecamatan Namanteran termaksud Desa Suka Ndebi, Suka Nalu hingga Desa Torong yang dilalui wartawan hujan lumpur karena abu yang turun disertai hujan deras.
Masyarakat Desa Kuta Rayat S. Ginting (40) mengharapkan agar pihak BPBD bisa bersinergi dengan masyarakat dalam mengatasi masalah bencana, dan semoga bencana di bumi ini dapat segera berakhir ujar Ginting.
Menanggapi Erupsi yang terus terjadi Dandim 0205/TK, Letkol Inf Taufik Rizal SE memerintahkan seluruh jajaran Kodim 0205/TK untuk bersiaga dan memperketat zona merah agar tidak sampai dimasuki warga. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya korban jika terjadi letusan besar.
Dandim 0205/TK mengimbau kepada seluruh warga agar jangan mendekati zona merah "Karena kita tidak tahu kapan datangnya awan panas itu dan arah angin pun kita tidak tahu kemana, apa lagi kabut tebal begini. Saya berharap agar tetap bersabar dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa supaya bencana Sinabung segera berakhir, dan harus yakin di balik bencana ini ada berkah, serta di balik kesulitan ini pasti ada jalan," ucap Taufik kepada tim media.(Ellys)
- 42 views
Facebook comments