Skip to main content
Direktur Utama  Rumah Sakit Umum (RSUD) Kabupaten Mukomuko dr Tugur Anjastiko

Terapkan Ketat Protokol Kesehatan, RSUD Mukomuko Buka Pelayanan Poli

Mukomuko, Tuntasonline.com - ( 11/06/20) Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum (RSUD) Kabupaten Mukomuko dr Tugur Anjastiko mengatakan bahwa pelayanan poli kesehatan yang ada di RSUD Mukomuko sudah kembali normal seperti biasanya pada minggu ini.


"Seluruh pelayanan poli yang ada di RSUD Mukomuko ini kembali sudah dibuka seperti biasanya. Sudah mulai kemarin (awal minggu ini, red)," katanya kemarin.


Menurutnya, kendati pelayanan poli sudah kembali dibuka secara normal penerapan protokol kesehatan tetap diutamakan hal ini sesuai anjuran pemerintah untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga : Pemkab Karo Segera Tindaklanjuti Genangan Air di Desa Salit


Anjas juga menegaskan bahwa setiap masyarakat yang datang ke RSUD Mukomuko untuk berobat wajib menggunakan masker dan mengikuti protokol kesehatan.


"Masyarakat yang berobat disini wajib menggunakan masker dan sebelum masuk kesini wajib di periksa terlebih dahulu di posko yang suda didirikan di pintu masuk atau depan RSUD Mukomuko," jelasnya.


Selain itu juga untuk menghindari kerumunan massa jumlah masyarakat yang menunggu pasien di rawat inap atau yang mengantar pasien dibatasi cukup satu orang. 
"Jadi apabila ada masyarakat (pasien,red) yang akan berobat cukup satu orang saja yang mengantar. Kemudian juga apabila pasien di rawat inap dibatasi cukup satu orang saja yang menunggu pasiennya," ucapnya.

Baca Juga : Salahgunakan Shabu dan Ganja, Polres Tanah Karo Tangkap 5 Pelaku 


Sebelum RSUD Mukomuko melakukan pembatasan atau melakukan jadwal poli rawat jalan meliputi Poli anak, poli syaraf, poli kebidanan, poli bedah dan poli gigi/konservasi gigi sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Hal ini dilakukan setelah pihak rumah sakit melakukan rapid test terhadap pegawai rumah sakit dari hasil rapid test ada beberapa petugas dinyatakan reaktik kemudian dilakukan sebab dan hasilnya negatif.


"Semua poli termasuk poli gigi/konservasi gigi dan poli kebidanan sudah buka," demikian Anjas menjelaskan.(anggun)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size