Pemilu Raya OSIS SMAN 1 Liwa Gunakan E-Voting
Lampung Barat, TuntasOnline.id - Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS di SMA Negeri 1 Liwa, Kabupaten Lampung Barat, berlangsung dengan suasana berbeda. Jika pemilu pada umumnya identik dengan kampanye dan persaingan politik, para siswa di sekolah tersebut justru mengikuti proses demokrasi dalam suasana riang.
Pemilihan yang dikemas melalui Pemilu Raya itu dirancang menyerupai tahapan pemilihan umum, mulai dari penjaringan calon, tes tertulis, wawancara, kampanye, debat, masa tenang hingga pemungutan suara menggunakan sistem e-voting.
Kepala SMAN 1 Liwa, M Suharyadi, mengatakan terdapat tujuh pasangan yang mendaftarkan diri sebagai calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS. Setelah mengikuti tes tertulis dan wawancara, jumlah tersebut disaring menjadi tiga pasangan.
"Pendaftar calon ketua dan wakil ketua ada tujuh pasangan calon. Namun, setelah melalui tes tertulis dan wawancara, tersaring tiga pasangan calon," kata Suharyadi.
Dalam mekanisme tersebut, calon ketua diwajibkan berasal dari kelas XI, sedangkan calon wakil ketua berasal dari kelas X. Penentuan pasangan juga dilakukan dengan mekanisme pengundian sehingga calon ketua tidak memilih sendiri calon wakilnya.
Menurut Suharyadi, mekanisme itu diterapkan untuk menjaga proses pemilihan berlangsung adil sekaligus meminimalkan potensi gesekan di antara para kandidat.
"Semua calon memiliki kompetensi untuk menjadi pemimpin. Mereka juga sebelumnya pernah menjadi pengurus OSIS di sekolah asal masing-masing," ujarnya.
Pada tahap pemungutan suara, pihak sekolah menggunakan sistem e-voting. Selain mempermudah proses penghitungan suara, metode tersebut menjadi bagian dari pembelajaran bagi siswa mengenai pelaksanaan pemilu dengan memanfaatkan teknologi.
Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) juga berasal dari kalangan siswa. Sementara proses pengawasan dilakukan secara bersama oleh warga sekolah.
"Ini sekaligus menjadi pembelajaran demokrasi bagi anak-anak. Mereka belajar bagaimana menjadi calon, berkampanye, berdebat, memilih, sekaligus menerima hasil pemilihan," kata Suharyadi.
Ketua KPU Lampung Barat, Doni Risadi, yang menyaksikan pelaksanaan Pemilu Raya tersebut turut memberikan apresiasi. Ia menilai tahapan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS di SMAN 1 Liwa telah memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai proses demokrasi.
"Ini sangat baik karena anak-anak mendapatkan pengalaman langsung bagaimana proses demokrasi berjalan, bahkan lebih canggih, karena pemilihan dilakukan secara e-voting," kata Doni.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pendidikan politik dan pendidikan pemilih pemula yang dapat mendukung tugas KPU dalam memberikan pemahaman demokrasi kepada generasi muda.
Terlebih, siswa SMA merupakan kelompok yang akan memasuki kategori pemilih pemula dan nantinya menggunakan hak pilih dalam pemilu maupun pemilihan kepala daerah.
Berdasarkan hasil pemungutan suara melalui e-voting, pasangan nomor urut 1, Rafa Aidin Albarizki-Kenzie Adani Al Habsi, memperoleh suara terbanyak dengan 605 suara atau 56,43 persen.
Pasangan nomor urut 3, Aurel Azzatin Nisya-Sofyan Dwi Rafa, berada di posisi berikutnya dengan 271 suara atau 25,3 persen. Sementara pasangan nomor urut 2, Ahmad Hafiz Wicaksono-Arsyad Mufaddol Al Karim, memperoleh 195 suara atau sekitar 18 persen. (*)
- 8 views
Facebook comments