Skip to main content

Penegasan Walikota Dedy Terkait Penataan Pedagang : Minta Dukungan Masyarakat Hingga Ultimatum Pihak yang Mem'Back Up'

Kota Bengkulu, TuntasOnline.id - Walikota Bengkulu Dr Dedy Wahyudi SE MM meminta dukungan semua pihak dalam menata dan menertibkan pedagang dan juga Wisata Pantai Panjang. 

Pada obrolan bersama di Live Tiktok, Dedy Wahyudi meminta waktu untuk menata pedagang dan juga wisata panjang. Penataan ini perlu dukungan dan sinergi semua pihak mengingat kondisinya yang cukup semrawut. 

Untuk diketahui sebelumnya, Walikota bersama Gubernur Bengkulu H Helmi Hasan SE beserta beberapa pejabat turun melihat langsung kondisi terkini Pantai Panjang, pemandangan kurang sedap tersaji mulai sampah limbah pedagang yang mulai menumpuk dan membusuk hingga lapak pedagang yang semrawut. 

Dedy menegaskan pihak akan serius dalam melakukan penataan Pantai Panjang, namun dirinya mendapat informasi bahwasanya beberapa pedagang ada yang sedikit nakal berjualan di tempat yang tidak diperbolehkan, hal ini lantaran diduga ada pihak-pihak yang mem'back up' lapak-lapak sehingga pedagang-pedagang tersebut berani melanggar larangan yang telah disampaikan.

Bahkan pihak-pihak ini berani menjual nama-nama pedagang untuk menekan Pemerintah agar tidak menganggu lapak-lapak mereka. Namun dalam hal itu, Dedy menegaskan bahwa dirinya paham dan mengerti bagaimana pedagang mengingat dirinya besar di daerah Berkas Kota Bengkulu. 

"Jadi sekali lagi tolong kasih waktu kepada Pemerintah dan dukung juga Pemerintah. Kepada pihak-pihak yang kontra mohon pengertiannya, apalagi saya dengar ada orang politik yang kurang lebih mem'back up', back up pungli, back up boleh jualan di joging track, dan juga back up yang lain, saya minta tolong jangan perkeruh suasana," ujarnya. 

Di sisi lain Dedy menambahkan, kalau dinilai secara objektif perubahan penataan pemandangan pantai panjang sudah lebih baik dari sebelum mereka turun, namun jikalau dinilai dari masyarakat yang memang tidak suka Pemerintah, maka tetap akan buruk di mata mereka tersebut. 

"Kalau sekarang, kalau mau jujur, bandingkan sebelum kita turun dan setelah sekarang seperti apa. Kalau dia itu objektid tapi kalau dio idak suko tetap buruk tu lah," sambungnya.(R25) 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size