Polres Tanah Karo Sambut dan Kawal Rombongan Ulos 1000 Meter
Karo,Tuntasonline.id - Rombongan pembawa ulos terpanjang di dunia sepanjang 1000 meter, akhirnya melintas di wilayah Kabupaten Karo, Rabu (18/10/2023) pukul 16.30 WIB.
Saat tiba di Kabupaten Karo, tepatnya di wilayah Kecamatan Merek rombongan pembawa ulos dalam rangka Hari Ulos Nasional ini disambut oleh Polres Tanah Karo.
Pada saat menyambut rombongan, Kapolres Tanah Karo AKBP Wahyudi Rahman, diwakili oleh Kabag Ops Polres Tanah Karo Kompol Abdi Abdulah, S.H. selain menyambut, personel Polres Tanah Karo juga membantu melakukan pengamanan rombongan yang dipimpin oleh Ketua yayasan Pusut Buhit Efendi Naibaho.
"Kita hari ini menyambut rombongan yang membawa ulos sepanjang 1000 meter yang dibawa oleh Yayasan Pusut Buhit. Kita juga membantu mengamankan rombongan di wilayah Kabupaten Karo yang selanjutnya akan berangkat ke Kabupaten Dairi," Kata Kabag Ops.
Saat melintasi wilayah Kabupaten Karo, rombongan membawa bentangan ulos terpanjang ini dengan mengendarai tiga unit mobil. Dimana satu unit mobil membawa ulos, satu unit mobil membawa sound sistem, dan satu unit lagi membawa rombongan.
Pada pengamanan tadi, rombongan langsung disambut oleh Kabag Ops Polres Tanah Karo Kompol Abdi Abdulah, S.H, Kapolsek Tigapanah AKP H Sihotang, Kasat Intel Polres Tanah Karo AKP Narno, dan Plt Kasat Lantas Iptu Taruli br Silalahi.
Mendapatkan sambutan dari Polres Tanah Karo, Ketua Yayasan Pusut Buhit mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan yang diberikan. Sebagai ucapan terimakasih, Efendi Naibaho memberikan hadiah berupa topi kepada Kapolres Tanah Karo yang diwakili Kabag Ops serta para personel yang terlibat.
Ulos Batak terpanjang di dunia, sepanjang 1000 meter diarak ratusan pelajar dan ASN dari Soposurung hingga Galeri Dekranasda Toba, Pasar Balerong, Jalan Sisingamangaraja XII, Balige.
Dimana, rangkaian pawai ulos Batak ini diprakarsai oleh Yayasan Pusuk Buhit bekerja sama dengan sejumlah Pemerintah Kabupaten sekitar kawasan Danau Toba.
Rangkaian acara mengarak ulos dimulai pada Minggu (15/10/2023) dari Kabupaten Samosir melewati beberapa daerah kabupaten , termasuk Kabupaten Toba, Karo, Dairi hingga finish nanti di Open Stage Parapat, Kabupaten Simalungun.
Peringatan kali ini sudah yang ke-9 sejak tahun 2014 dan usulan penetapan ulos sebagai warisan budaya non benda sudah dilakukan sejak tahun 2015.(wan/TO)
- 42 views
Facebook comments