Wabup Bersama Forkopimda Karo Hadiri Rakor Rencana Pengukuran Ulang HGU PT BUK
Karo,TuntasOnline.com - Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting bersama Forkopimda Karo bertempat di Aula Pur-Pur Sage Polres Tanah menghadiri Rapat Kordinasi Rencana Pengukuran Ulang HGU PT. BUK dan Pemetaan Kawasan Hutan di Puncak 2000 Siosar, Rabu (25/5).
Dalam kesempatan tersebut Wakil bupati Karo meminta agar segera dilakukan Pengukuran ulang untuk menemukan titik terang permasalahan yang ada.
"Kita berharap kerjasama seluruh pihak untuk mendukung hasil rapat hari ini sehingga perselisihan antara warga dan PT BUK secepatnya bisa selesai tanpa ada korban lagi," tuturnya.
Wabup berpesan kepada warga maupun pihak PT. BUK agar dapat menahan diri dan menunggu semua proses terkait lahan yang menjadi sengketa di Puncak 2000 Siosar.
Disisi lain, terkait atas persoalan warga dengan pihak PT BUK yang sama-sama mengklaim lahan mereka sehingga menimbulkan korban.
Berkaitan dengan hal tersebut, Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Tanah Karo menggelar Unjuk Rasa, Rabu (25/05) pukul 13.10 WIB kemarin di Depan Mapolres Tanah Karo.
Kegitan unras dilaksanakan mulai pukul 12.55 WIB, dimulai dari titik kumpul yang bertempat di Jln. Jamin Ginting Kabanjahe menuju Polres Tanah Karo dengan berjalan kaki dengan menggunakan alat peraga berupa 1 (satu) Unit Sound sistem, 3 (tiga) buah Spanduk yang bertuliskan " Mengusut sampai tuntas aksi Premanisme di Puncak 2000 Siosar", 2 (dua) buah Bendera Merah Putih dan 1 Unit Kendaraan Pick Up.
Setibanya di Mapolres Tanah Karo selanjutnya massa melaksanakan orasi tuntutan.
Tampak Kapolres Tanah Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar bersama para PJU, menerima/menemui langsung massa peserta Unras yang berjumlah 30 orang.
Dalam kesempatan tersebut Kapolres mengucapkan selamat datang di Polres Tanah Karo dan mengapresiasi kepedulian mahasiswa terhadap perkembangan kasus yang terjadi beberapa hari lalu di Puncak 2000 Siosar.
Kapolres menjelaskan bahwa penanganan kasus puncak 2000 Siosar sudah di proses hukum dan terhadap pelaku sudah dilakukan penangkapan sebanyak 17 (Tujuh belas) orang, 16 (Enam belas) orang indikasi dari karyawan PT. BUK, dan 1 (satu) orang dari pihak masyarakat.
Lebih lanjut Kapolres mengatakan kami sebagai penegak hukum akan tetap berdiri ditengah tengah dan akan terus melaksanakan penyelidikan lebih dalam terkait kasus ini.
Mahasiswa dan Pemuda yang melaksanakan aksi juga meminta kepada Kapolres Tanah Karo agar membasmi segala bentuk Premanisme dan bersama sama untuk menolak aksi premanisme di Tanah Karo Simalem ini.
Kegiatan Unras yang dilaksanakan Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Tanah Karo berjalan dengan tertib dan dengan pengawalan dan pengamanan langsung oleh Personil Polres Tanah Karo.(wan/TO)
- 48 views
Facebook comments